Singkawang post authorKiwi 08 Agustus 2020 43

Pemkot Edukasi Hukum bagi ASN Wujudkan Singkawang Hebat

Photo of Pemkot Edukasi Hukum bagi ASN Wujudkan Singkawang Hebat EDUKASI - Pemkot Singkawang menggelar Edukasi Hukum bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (6/8).

SINGKAWANG, SP – Implementasi hukum dalam merealisasikan pemerintahan yang baik dan bersih di tengah pandemi Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) untuk mewujudkan Singkawang Hebat. Tema itu dipilih Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang ketika menggelar Edukasi Hukum bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (6/8).

Ketika membuka acara tersebut, Sekda Kota Singkawang, Sumastro mengatakan, edukasi hukum merupakan kebutuhan mutlak yang penting untuk dipahami oleh ASN, agar bisa melaksanakan tugas dengan baik, sesuai koridor hukum yang berlaku. Hukum mutlak, kata dia, diperlukan untuk menunjang kinerja seluruh ASN di lingkungan Pemkot Singkawang.

"Guna meningkatkan profesionalitas kinerja yang optimal dan terukur, edukasi hukum ini kita berikan untuk menambah pemahaman ASN. Sehingga hal-hal yang bersifat pertanggungjawaban bisa akuntabel dan sah secara hukum,” ujarnya.

Dia berharap, forum edukasi hukum ini dapat memberikan ruang, wawasan, pengalaman dan meningkatkan kepedulian terhadap hukum.

Dia mengingatkan seluruh ASN, bahwa hukum itu penting, meskipun saat ini tengah dilanda pandemi Covid-19.

"Untuk itu, kita semua tetap menaati protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," ajaknya.

Menurutnya, hukum itu penting, tapi juga wajib menjaga kondisi selama pandemi untuk tetap bekerja dengan baik.

"Dengan begitu hukum tetap berjalan dengan efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra mengatakan, edukasi hukum bagi ASN sangat mutlak dalam menunjang kinerja pemerintahan daerah.

"Edukasi ini menjadi bagian sangat penting, karena wawasan dan pemahaman terhadap hukum harus terus di-update," katanya.

Menurutnya, wawasan hukum tidak boleh dikesampingkan, tetapi justru harus terus diperkuat dan ditingkatkan.

"Saya berharap Pemkot Singkawang ada program peningkatan kapasitas dan kapabilitas ASN, untuk memperdalam ilmu hukum. Sehingga kedepan, Singkawang lebih banyak pakar hukum di lingkungan Pemkot," ujarnya.

Peningkatan kapabilitas hukum kepada ASN di lingkungan Pemkot Singkawang, diharapkan akan semakin banyak yang mengerti permasalahan hukum dalam menunjang kinerja.

"Bagaimanapun dalam setiap kegiatan yang ada tidak terlepas dari hukum itu sendiri. Semakin memahami, yang diharapkan akan semakin menunjang dan menguatkan kinerja para ASN. Sehingga kedepannya hal-hal yang bersentuhan dengan permasalahan hukum bisa semakin diminimalisir," ungkapnya.

Laksanakan Secara Kontinu

Kegiatan edukasi hukum di Pemkot Singkawang sebaiknya dilaksanakan secara  kontinu. Sebab, ASN sebagai perencana, pelaksana dan pengawas penyelenggara tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik secara profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik kolusi, korupsi dan nepotisme.

"Agar peran dan fungsi ASN itu bisa berjalan dengan baik sebagaimana mestinya, maka wajib bagi ASN untuk memahami setiap aturan perundang-undangan yang ada di wilayah hukum NKRI, minimal regulasi terkait dalam ruang lingkup kerja masing-masing," kata Ketua LSM Fatwa Langit Singkawang, Em Abdurrahman.

Sehingga setiap ASN dalam  melaksanakan tupoksinya sudah memahami apa yang harus dilakukan, dan setiap keputusan serta kebijakan yang dibuat tidak bermasalah, apalagi tersandung dengan hukum.

"Oleh karena itu sangat baik bagi Pemkot Singkawang untuk memberikan edukasi hukum bagi ASN di lingkungan Pemkot Singkawang," ujarnya.(rud/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda