Singkawang post authorKiwi 16 Januari 2021 15,891

Sering Minta Sumbangan, Sejumlah Pemuda Diamankan Satpol PP

Photo of Sering Minta Sumbangan, Sejumlah Pemuda Diamankan Satpol PP AMANKAN - Personel Satpol PP Singkawang mengamankan sejumlah pemuda yang meminta-minta sumbangan di perempatan traffic light (lampu lalulintas), Kamis (14/1).

SINGKAWANG, SP - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Singkawang mengamankan sejumlah pemuda, Kamis (14/1). Mereka ditertibkan karena sedang meminta-minta sumbangan di perempatan traffic light (lampu lalulintas).

Setelah diamankan, diketahui bahwa para pemuda yang meminta-minta sumbangan tersebut berasal dari luar Kota Singkawang.

"Diamankannya para pemuda ini, lantaran banyaknya keluhan dari masyarakat Kota Singkawang," kata Kasat Pol PP Kota Singkawang, Karjadi.

Terlebih, aksi yang mereka lakukan berpotensi membahayakan diri mereka sendiri. Pasalnya, mereka berdiri di tengah jalan sembari membawa kotak untuk meminta sumbangan dari para pengendara kendaraan bermotor.

"Tentu kita tidak menginginkan ada hal-hal buruk yang terjadi, karena aksi mereka sangat membahayakan diri mereka dan pengguna jalan," ujarnya.

Para pemuda yang terjaring, kemudian didata oleh para petugas Satpol PP Singkawang. Anehnya, petugas mendapati jika para pemuda ini bukan berasal dari Kota Singkawang, melainkan dari berbagai daerah seperti Melawi, Sintang, Mempawah dan lainnya.

Karjadi mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari salah seorang pemuda yang terjaring, mereka ditugaskan oleh orang lain atau koordinatornya. Para pemuda ini sendiri merupakan salah satu siswa dari pondok pesantren yang ada di Kabupaten Mempawah.

"Jadi mereka diperintahkan oleh koordinatornya untuk meminta sumbangan," ungkapnya.

Per harinya, para pemuda ini bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp5 juta. Karjadi berharap, aksi seperti ini tidak terjadi lagi, sehingga masyarakat Singkawang khususnya, tidak resah serta tidak membahayakan para pemuda yang melakukan aksi minta-minta sumbangan itu.

Sementara itu, Anggota DPRD Singkawang, Muhammadin mendukung petugas Satpol PP Kota Singkawang yang melakukan penertiban aksi para pemuda yang meminta sumbangan di persimpangan lampu lalulintas.

"Terlebih legalitas meminta-minta ini penting. Pasalnya, pemerintah sudah menyalurkan bantuan-bantuan hibah untuk sektor pendidikan, termasuk pesantren, karena itu adalah tanggung jawab pemerintah berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945," katanya.

Parahnya, para pemuda yang melakukan aksi minta-minta didapati merupakan orang luar Kota Singkawang. Tentu hal ini bisa menimbulkan keraguan bagi masyarakat yang hendak berniat baik untuk menyumbang.

"Saya harap aparat Pemkot Singkawang bisa melakukan dan mendata, agar Kota Singkawang nantinya tertib dalam mengawasi daerah. Ini juga merupakan salah satu aspirasi keluhan dari masyarakat, yang menyangkut masalah uang yang diberikan," ujarnya.(rud/yun)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda