Singkawang post authorKiwi 15 Juni 2025

Polres Singkawang Amankan Teduga Pelaku Pembunuhan Balita Rafa

Photo of Polres Singkawang Amankan Teduga Pelaku Pembunuhan Balita Rafa Anggota Satreskrim Polres Singkawang berhasil mengamankan terduga pelaku pembinuhan balita bernama Rafa Fauzan, Sabtu (14/6) malam

SINGKAWANG,SP - Satreskrim Polres Singkawang bersama Resmob Polda Kalbar akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan terhadap balita 1 tahun 11 bulan bernama Rafa Fauzan, Sabtu (14/6) malam.

Rafa Fauzan adalah anak ketiga dari pasangan suami istri bernama Rasiwan yang merupakan anggota Satpol PP Singkawang dan Hazni Fatziah yang merupakan perawat di RSUD Abdul Aziz Singkawang.

Rafa Fauzan sempat dikabarkan hilang pada Selasa (10/6) lalu sekitar 11.30 WIB, yang mana balita ini sedang berada di rumah pengasuhnya yang berlamat di Jalan RA Karrini Gang Kapas, Kelurahan Sekip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah.

Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Deddi Sitepu mengatakan, terduga pelaku berinisial UA alias AB, berhasil pihaknya amankan di Jalan Budi Utomo tepatnya di kawasan Pasar Hongkong Kota Singkawang.

"Saat dilakukan penangkapan, terduga pelaku mengakui jika perbuatan itu dilakukannya seorang diri. Namun untuk memastikan itu, kami akan melakukan interogasi kepada pelaku dan apa motif dari pembunuhan terhadap balita tersebut," ujarnya.

Selain mengamankan terduga pelaku, Satreskrim Polres Singkawang juga mengamankan barang bukti berupa sepeda, dua helai celana pendek, satu helai baju, topi dan senjata tajam berupa arit yang diduga milik pelaku.

Sementara pelaku UA alias AB, mengaku mulut balita tersebut dibekamnya pakai tangan. Kemudian di letakkan ke Masjid Jami Khusnul Khotimah Jalan Veteran, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah

"Saya bekam pakai tangan saja, tidak pakai alat-alat lainnya," katanya.

Waktu dibawa ke masjid tersebut, katanya, balita tersebut masih hidup.

"Ndak sampai di bunuh, kalau kepalanya luka mungkin pas bawanya terkena keranjang sepeda. Demi Allah, tidak ada saya pukul kepalanya," ujarnya.

Niatnya membawa balita tersebut untuk di sedekahkan ke masjid.

"Saya melakukannya sendiri, pas spontan depan rumah. Mamak asuhnya kan biasanya minta tebaskan dan bakar sampah," ungkapnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda