SINGKAWANG,SP - Ketua Serikat Juru Parkir Singkawang, Elidar Putra sangat menyayangkan statmen yang disampaikan DB yang menyebutkan jika juru parkir adalah premanisme.
"Statmen tersebut disampaikan DB di salah satu media online beberapa hari lalu yang menurut saya hanya sepihak," jangan membuat opini yang tidak baik di tengah masyarakat," kata Elidar, Kamis (17/7).
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Serikat Juru Parkir Singkawang, Dedi Achmad yang mengatakan, statmen yang disampaikan oleh DB seolah-olah membawa nama semua jukir yang ada di Singkawang tidak baik.
Sementara isi dari berita yang diterbitkan juga tidak sesuai dengan judul.
"Isi berita jelas menyudutkan juru parkir, namun kejadian sebenarnya itu tidak seperti yang diberitakan," ujarnya.
Dia meminta kepada oknum media yang membuat judul berita seyogyanya harus sesuai dengan isi berita.
"Isi beritanya inikan ada orang mabuk di tempat parkir, sehingga terjadi baku hantam atau perkelahian. Tapi judulnya itu sangat menyudutkan jukir sebagai preman. Padahal.si penuduhnya itu juga berinisial ED, yang membuat kronologi di Facebooknya mengaku dalam pengaruh alkohol," ujarnya.
Dia mengungkapkan, berita yang diterbitkan hanya sepihak alias tidak berimbang.
"Harusnya dia (si pembuat berita) mengambil sumber dari kedua belah pihak, bukan hanya sepihak," pintanya. (rud)