Singkawang post authorBob 26 Oktober 2020 61

Kemenkop RI Syaratkan Foto Lokasi Usaha, Disperindagkop dan UKM Singkawang Buka Pendaftaran PEN Tahap II

Photo of Kemenkop RI Syaratkan Foto Lokasi Usaha, Disperindagkop dan UKM Singkawang Buka Pendaftaran PEN Tahap II DAFTAR BANTUAN - Para pelaku UMKM Kota Singkawang mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kantor Disperindagkop dan UKM Singkawang pada Tahap I lalu.          Dok

SINGKAWANG, SP – Sejak sepekan yang lalu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Singkawang membuka pendaftaran calon penerima bantuan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahap II dari pemerintah pusat, akibat terdampak pandemi Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"Pendaftaran ini sesuai surat yang kedua dari Kemenkop (Kementerian Koperasi), bahwa pemerintah kabupaten/kota melalui Disperindagkop dan UKM diminta untuk membuka pendaftaran bantuan PEN bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)," kata Kepala Disperindagkop dan UKM Singkawang, Muslimin, Minggu (25/10).

Pendaftaran bantuan pelaku UMKM Singkawang Tahap I, kata Muslimin, sudah berjalan sejak sebulan yang lalu. Sedangkan untuk pendaftaran Tahap II, Disperindagkop dan UKM sudah membuka pendaftaran sejak sepekan yang lalu, dan menyiapkan petugas untuk menerima pendaftaran.

"Tahap kedua ini, kami juga sudah menegaskan kepada Camat maupun Lurah, karena berdasarkan hasil evaluasi dari Kemenkop dan BPKP terhadap Program PEN, ada beberapa persyaratan yang perlu ditambahkan. Sebelumnya menyediakan persyaratan KTP-el, KK dan surat keterangan usaha dari kelurahan dan nomor rekening. Namun Tahap II ini harus dilengkapi dengan foto dokumentasi usaha, termasuk lokasi usahanya," ujarnya.

Selain itu, diminta persyaratan untuk membuat surat pernyataan dari pelaku UMKM, bahwa yang bersangkutan memang benar-benar melakukan aktivitas usaha.

"Usaha yang dilakukan minimal sudah berjalan satu tahun secara rutin," ucapnya.

Masyarakat Singkawang, khususnya para pelaku UMKM yang belum melakukan pendaftaran disilakan untuk segera mendaftar dengan melengkapi persyaratan yang diminta.

"Nanti akan kita berikan formulir untuk diisi sesuai aktivitas usaha dengan menyebutkan berapa pendapatan perhari dan perbulannya, karena hal itu juga dapat menentukan, apakah pelaku usaha tersebut berhak untuk mendapatkan bantuan PEN," jelasnya.

Pendaftaran bantuan ini, kata Muslimin, akan dibuka sampai pada minggu pertama November 2020. Setelah itu, akan dilakukan penginputan data untuk langsung dikirim ke website Kemenkop RI.

 

"Paling tidak membutuhkan waktu selama dua minggu untuk proses penyelesaian penginputan data," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Disperindagkop dan UKM Singkawang, Gustian mengatakan, yang dikategorikan usaha mikro adalah omzetnya dalam per bulan mencapai Rp25 juta, atau dalam setahun Rp300 juta.

"Diatas itu sudah termasuk usaha kecil," katanya.

Lakukan Pendaftaran

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengimbau para pelaku UMKM segera melakukan pendaftaran ke Disperindagkop dan UKM, guna mendapatkan bantuan program PEN dari Kemenkop dampak dari pandemi Covid-19.

"Kepada UMKM yang kiranya memenuhi persyaratan, boleh mengambil formulir ke Disperindagkop Singkawang untuk mendaftarkan diri, dan ikuti aturannya," imbaunya.

Pelaku UMKM, kata Wali Kota, bisa mendapatkan surat izin usaha dari kelurahan, terutama yang membutuhkan bantuan. Tjhai Chui Mie menerangkan, selain Bantuan Program PEN, pemerintah pusat juga memberikan bantuan kepada Pemkot Singkawang berupa pinjaman dana sebesar 2,5 persen dari APBD masing-masing daerah. Dana ini untuk membangun daerah sesuai aturan, yaitu yang berpotensi pemulihan ekonomi.

"Untuk Kota Singkawang, kita sudah mengajukan peminjaman sebesar Rp200 miliar. Surat minat sudah kita sampaikan ke pusat yang ditujukan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang ditunjuk oleh Kemenkeu," ujarnya.

Dia berharap, apa yang diusulkan Pemkot bisa diterima pemerintah pusat, mengingat daerah yang mengajukannya juga banyak.

"Yang saya lihat daerah yang sudah dapat seperti DKI, Tangerang dan beberapa provinsi lain," ungkapnya.

Apabila usulan dana ini disetujui, tentu akan sangat membantu untuk pembangunan Kota Singkawang, terutama infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

"Jadi ini yang sudah kita ajukan ke pemerintah pusat ke PT SMI," jelasnya.(rud/yun)

 

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda