Singkawang post authorKiwi 30 November 2020 128

Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun, Telur Ayam dan Bawang Bombay Mahal

Photo of Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun, Telur Ayam dan Bawang Bombay Mahal PANTAU - Satgas Pangan Polres Singkawang bersama Disperindagkop dan UKM memantau persediaan bahan pokok di Pasar Beringin Singkawang, beberapa waktu lalu.

SINGKAWANG, SP - Harga telur ayam di pasar tradisional, seperti Beringin dan Alianyang Singkawang berkisar antara Rp28 ribu-Rp29 ribu per kilogram. Begitu pula dengan harga bawang bombay yang naik Rp5 ribu menjadi Rp23 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga telur ayam sudah berlangsung sekitar 3 minggu yang lalu. Kenaikan harga telur ayam hampir merata disetiap daerah di Kalbar," kata Kepala Seksi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Singkawang, Helmi Aswandi, Minggu (29/11).

Penyebab kenaikan harga telur ayam, kata Helmi, masih dalam penelusuran pihaknya, karena menurut informasi yang didapatkan dari pedagang penyebabnya beda-beda.

Selain itu, kata Helmi, bawang bombay juga terjadi kenaikan harga. Sebelumnya diharga Rp18 ribu per kilogram, tapi sekarang naik menjadi Rp23 ribu per kilogram.

"Kalau kenaikan harga bawang bombay dikarenakan stok dari agen saat ini terbatas," ujarnya.

Demikian pula dengan minyak goreng curah, sampai saat ini masih dijual dengan harga tinggi, yakni Rp14 ribu per kilogram.

Untuk bawang merah, lanjut Helmi, ada sedikit penurunan harga, dan dijual dengan harga dikisaran Rp40 ribu-Rp43 ribu per kilogram.

"Kemarin harganya masih tinggi dikisaran Rp45 ribu per kilogram, tapi sekarang ada penurunan harga," ungkapnya.

Sedangkan untuk bawang putih harganya masih stabil, yakni dikisaran antara Rp22 ribu-Rp24 ribu per kilogram.

Helmi menambahkan, untuk harga ikan juga saat ini masih stabil, yakni dikisaran rata-rata Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan harga ayam dalam bentuk karkas dijual dengan harga tinggi yakni rata-rata Rp48 ribu per kilogram. Sedangkan daging sapi harganya stabil berkisar Rp125 ribu-Rp130 ribu per kilogram.

Begitu pula dengan gula pasir, masih dikisaran harga Rp12.500-Rp13 ribu per kilogram. Hanya saja untuk sayur, seperti sawi keriting dan sawi hijau dijual dengan harga tinggi, yakni Rp7 ribu per ikat, dari sebelumnya hanya dijual Rp6 ribu per ikat.

Petakan Penyebab Kenaikan Harga

Anggota DPRD Singkawang, Anewan mengatakan, kenaikan beberapa komoditas bahan pokok diakhir tahun merupakan fenomena yang lazim terjadi setiap tahun.

"Hal ini perlu mendapatkan perhatian pemerintah, sehingga dapat diantisipasi apa yang menjadi penyebabnya, sehingga kenaikan sembako tidak terjadi," katanya.

Telur ayam, sayur-sayuran dan beberapa bahan pokok lainnya yang mengalami kenaikan sangat berdampak pada kehidupan masyarakat.

"Apalagi ditengah situasi pandemi Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dimana perekonomian masyarakat sedang lesu. Sehingga kenaikan harga bahan pokok sangat terasa dampaknya bagi masyarakat," ujarnya.

Anewan berharap, Pemerintah Kota Singkawang dapat segera bertindak dengan mencari penyebab kenaikan tersebut.

"Bila perlu adakan operasi pasar melalui OPD (organisasi perangkat daerah, red) terkait, sehingga masyarakat dapat terbantu. Jangan lagi fenomena kelangkaan komoditas bahan pokok di pasaran yang menyebabkan kenaikan harga menjadi hal yang biasa, sehingga tidak perlu diantisipasi," ungkapnya.

Pemerintah Kota Singkawang seharusnya lebih peka dan peduli, karena hal ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Dia menegaskan, antisipasi harus dilakukan sebelum terjadinya kenaikan harga dengan belajar dari pengalaman sebelumnya. Sebab, mendekati hari-hari besar keagamaan atau menjelang akhir tahun, kemungkinan selalu adanya fenomena kelangkaan bahan pokok, sehingga menyebabkan kenaikan harga.

“Kita harap Pemerintah Kota Singkawang dapat segera mendapatkan penyebab kenaikan harga, dan memberikan solusi yang tepat dengan respon yang cepat. Sehingga harga bahan pokok kembali normal di pasaran," harapnya.(rud/yun)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda