Singkawang post authorKiwi 31 Juli 2021

Dilanda Kekeringan, PDAM Singkawang Lakukan Sejumlah Strategi

Photo of Dilanda Kekeringan, PDAM Singkawang Lakukan Sejumlah Strategi KERUK PASIR - Petugas Perumda AMGP Singkawang mengeruk pasir di Sungai Eria guna mengatasi kekeringan, Jumat (30/7).

 

SINGKAWANG, SP - Saat ini ketersediaan sumber air baku PDAM Singkawang sudah mulai mengalami kekeringan.

Hal itu dikarenakan hampir dua pekan ini Kota Singkawang sama sekali tidak diguyur hujan.

Direktur Perumda Air Minum Gunung Poteng (AMGP) Kota Singkawang, Suriandi mengatakan, berdasarkan pengecekannya beberapa hari ini, memang sumber air baku PDAM mulai mengalami kekeringan. Karena adanya cuaca panas yang menyelimuti Kota Singkawang selama dua pekan.

"Beberapa titik yang mengalami kekurangan air baku itu ada di Eria dan IPA 1 di Tirtayasa," kata Suriandi, Jumat (30/7).

Menyikapi kekeringan tersebut, maka Perumda AMGP Singkawang melakukan langkah-langkah agar bisa memenuhi kebutuhan air bersih kepada pelanggan.

"Seperti di IPA 1 Tirtayasa, kami lakukan pengerukan pasir/endapan. Supaya kondisi kolam ataupun sungai semakin dalam sehingga tampungan airnya semakin banyak," ujarnya.

Langkah berikutnya adalah Perumda AMGP Singkawang melakukan pengurangan tekanan dalam rangka mendistribusikan air bersih kepada pelanggan khususnya pada saat di luar jam puncak.

"Jam puncak itu kan dimulai dari pukul 05.00-09.00 WIB. Sedangkan sorenya dimulai dari pukul 15.00-20.00 WIB," ungkapnya.

Di luar jam itu, akan dilakukan pendistribusian air seperti biasa dengan tekanan yang rendah.

"Tekanan rendah ini supaya ketersediaan air semakin cukup didalam Recervoir IPA-IPA," jelasnya.

Untuk IPA Semelagi dan Hangmuy sampai saat ini ketersediaan air bakunya masih aman.

Terkait dengan adanya kekeringan sumber air baku, diimbau kepada seluruh pelanggan agar bisa menyediakan tempat-tempat penampungan air sementara.

"Artinya, pada saat Perumda AMGP Singkawang mendistribusikan air dengan tekanan yang tinggi, diharapkan pelanggan bisa menampungnya ke tempat-tempat penampungan," pintanya.

Dengan memperbanyak penampungan air, diharapkan para pelanggan bisa mengantisipasi musim kemarau kedepannya. (rud)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda