Sintang post authorBob 02 Mei 2021 53

Bentuk Kenetralan Pemda terhadap Seluruh Tahapan, Bupati Tinjau Tes Seleksi Bacakades di Unka

Photo of Bentuk Kenetralan Pemda terhadap Seluruh Tahapan, Bupati Tinjau Tes Seleksi Bacakades di Unka MENINJAU - Bupati Sintang, Jarot Winarno, meninjau proses seleksi tes tertulis Bacakades, di Kampus Universitas Kapuas Sintang, kemarin. PROKOPIM PEMKAB SINTANG

Bupati Sintang, Jarot Winarno, meninjau proses seleksi tes tertulis Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) yang mendaftar pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sintang tahun 2021, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, di Kampus Universitas Kapuas Sintang, kemarin.

Tes tertulis ini diikuti oleh desa yang bakal calonnya lebih dari lima orang kontestan, yakni ada 24 desa dengan jumlah peserta 188 peserta. Hasil tes tersebut akan diumumkan pada Senin (3/5) mendatang, dengan sistem perangkingan, di mana lima ranking terbaik dinyatakan lulus test untuk mengikuti tahapan pilkades selanjutnya.

Sementara desa yang akan menyelenggarakan Pilkades Serentak di Kabupaten Sintang pada 7 Juli mendatang berjumlah 297 desa.

Jarot mengatakan dilaksanakannya tes bagi bacakades di Universitas Kapuas Sintang ini, merupakan salah satu kenetralan pemerintah daerah terhadap seluruh proses tahapan Pilkades Juli mendatang.

“Para calon kepala desa mesti yakin kami semua netrallah. Untuk itulah, kita menggandeng perguruan tinggi terbaiklah di Kapuas Raya kan,” ungkap Jarot.

“Sudah dipikirkanlah soal-soalnya, ada soal wajib yang mudah-mudah dia bisa jawab, agak sedang sehingga harus serius-serius sikitlah kan, namanya seleksi,” imbuhnya.

Jarot juga memastikan tes tersebut dilakukan secara transparan dan hasilnya akan diumumkankan pada Senin, 3 Mei nanti. 

“Kemudian transaparanlah kita. Hari Senin nanti sudah diumumkan hasilnya lengkap dengan nilainya,” kata Jarot.

Jarot pun mengapresiasi melihat animo peserta yang mendaftar manjadi calon kepala desa cukup tinggi, bahkan satu desa ada yang sampai 10 orang pelamar, yakni desa Bagelang Jaya, Kecamatan Ketungau Tengah.

“Jabatan paling favorit itu kepala desa ya. Calon bupati cuman tiga, calon kepala desa ada yang 10 orang, bayangkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintaha  Desa Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni, menyampaikan bahwa seleksi tes ini sebenarnya dilaksanakan oleh panitia tingkat desa. Namun panitia tingkat desa dan kecamatan ingin menjaga netralitas, maka tes tersebut digelar di tingkat kabupaten.

“Soal-soalnya kita melibatkan Unka Sintang menyusunnya guna menjaga netralitas. Soal-soal tentang seputar pengetahuan penyelengarakan pemerintahan desa, pengetahuan umum, dan kemasyarakatan,” tutur Roni.

Roni mengatakan untuk pemeriksaan hasilnya juga ada tim panitia seleksi, bahkan ia memastikan semuanya netral.

“Karena kita berkeinginan dari hasil seleksi tersebut bisa menciptakan calon-calon kades yang memilki kemampuan memimpin desa,” ucapnya.

“Untuk hasilnya di-ranking lima orang yang dinyatakan lulus seleksi. Panitia nanti yang akan mengumumkan secara transparanlah,” tutup Roni. (humas/shella)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda