Sintang post authorKiwi 03 Juli 2021

Jarot Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Photo of Jarot Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama LANTIK - Bupati Sintang Jarot Winarno melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (2/7).

 

SINTANG, SP - Bupati Sintang Jarot Winarno melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (2/7).

Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang Maria Magdalena, Anggota Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang dan istri pejabat yang dilantik.

Bupati Sintang menyampaikan sebenarnya belum boleh melakukan mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Namun karena empat orang ini sudah melalui fit and propes test dan sudah mendapatkan ijin dari Kemendagri, KASN dan Gubernur Kalbar, maka pelantikan diijinkan.

“Kita memang harus melakukan pelantikan hari ini. Karena ada satu pejabat yang dilantik tadi akan segera melewati batas umurnya. Jadi kita ambil langkah yang tepat dan untuk kepentingan bersama,” ungkap Jarot.

Dijelaskan Jarot, dari enam jabatan yang dilelang, pada hari ini hanya empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik karena telah mendapatkan rekomendasi atau persetujuan dari Menteri Dalam Negeri berdasarkan Surat Nomor: 821/3509/SJ tanggal 17 Juni 2021 dan dari Komisi Aparatur Sipil Negara berdasarkan Surat Nomor: B-1736/KASN/05/2021 tanggal 4 Mei 2021.

Sedangkan untuk dua jabatan lainnya yakni Inspektur Kabupaten Sintang dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatataan Sipil belum dapat dilantik karena ada beberapa tahapan yang harus dilakukan agar pejabat tersebut dapat diangkat pada jabatannya.

“Inspektur Kabupaten Sintang belum dilantik karena belum mendapatkan persetujuan tertulis dari Gubernur Kalbar. Saya selaku Bupati Sintang sudah mengajukan secara tertulis, tetapi belum ada jawaban tertulis dari Gubernur Kalbar,” terangnya.

Sementara untuk Kadis Dukcapil, Kemendagri minta wawancara ulang. Ada tiga orang yang sudah diwawancara oleh tim dari Kemendagri. Selanjutnya mereka bertiga akan membuat makalah lagi. SK Kepala Dukcapil nanti dari Kemendagri.

“Selanjutnya kalau SK sudah keluar, kita akan segera melantik Kadis Dukcapil serta Inspektur Kabupaten Sintang. Sepertinya segera akan dilantik. Informasinya sekitar satu minggu lagi,” terang bupati.

Bupati pun berpesan kepada para pejabat yang dilantik dan seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang agar memiliki sense of emergency, mengingat saat ini sedang darurat Covid-19.

“Saat ini Kota Pontianak zona merah dan Sintang zona orange. Saya selalu bilang, kalau Jakarta dan Pontianak belum selesai, maka Sintang juga tidak bakalan selesai mengurus corona ini. Semua karena konektivitas yang tinggi sekali antara Jakarta dengan Pontianak dan antara Pontianak dengan pusat kabupaten termasuk Sintang,” kata Jarot.

Pesan lainnya, dalam kondisi seperti ini, seluruh kepala OPD juga harus memiliki kesiapan untuk berkorban. Mampu bekerja dengan baik dengan keadaan dana yang apa adanya.

“Dana yang ada di OPD kan terkena refocusing, ada yang anggaran perjalanan dinas sudah tidak ada, jadi harus mau berkorban. Tetap bekerja dengan semangat dengan dana yang minim,” pesannya. (hms)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda