Sintang post authorBob 04 Mei 2021 91

Patroli Batas Negara hingga ke Hutan Lindung, Satgas Yonif 407/PK Temukan Katu Olahan Hasil Ilegal Loging

Photo of Patroli Batas Negara hingga ke Hutan Lindung, Satgas Yonif 407/PK Temukan Katu Olahan Hasil Ilegal Loging Patroli Batas Negara hingga ke Hutan Lindung, Satgas Yonif 407/PK Temukan Katu Olahan Hasil Ilegal Loging

SINTANG, SP - Untuk kesekian kalinya, Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma berhasil mengamankan belasan kayu.

Kayu-kayu tersebut ditemukan saat personel Satgas melaksanakan patroli keamanan perbatasan RI-Malaysia, di wilayah Kecamatan Ketunggau Hulu, Kabupaten Sintang.

Patroli dilakukan personel Pos Gunung Sepan Badak, sebagai upaya meminimalisir kegiatan ilegal dan menjaga patok batas.

Di tengah patroli personel Satgas menemukan dan sekaligus mengamankan belasan batang kayu siap angkut diduga hasil pembalakan liar di hutan lindung.

Menurut Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan di Poskotis Nanga Badau, Senin, 3 Mei 2021, menjelaskan, bahwa penemuan kayu yang diduga hasil pembalakan liar tersebut.

“Bermula saat Sertu Yoyok Setyo selaku Wadanpos Gunung Sepan Badak beserta 3 personel Pos sedang melaksanakan patroli keamanan disekitar hutan wilayah Kabupaten Sintang,” papar Letkol Inf Catur Irawan.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia ini mengatakan, adapun barang bukti kayu diduga hasil pembalakan liar yang berhasil diamankan personel Pos Gunung Sepan Badak sejumlah 16 batang kayu jenis tekam dengan ukuran 8X12X400 Cm.

"Untuk sementara barang bukti masih berada di lokasi penemuan, dan sudah dilaporkan ke komando atas guna penanganan lebih lanjut," imbuhnya.

Dansatgas juga berharap, agar masyarakat sadar dan tidak lagi melakukan pembalakan liar karena merugikan dan merusak ekosistem hutan, dan apabila ketahuan atau tertangkap maka akan mendapatkan sanksi dari yang berwajib.

"Saya sudah berikan instruksi kepada jajaran Satgas Pamtas Yonif 407, untuk terus memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak lagi melakukan penebangan liar," pungkas Dansatgas. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda