Sintang post authorKiwi 10 September 2021

Ketum LPTQ Tinjau Kesiapan Lokasi MTQ XXIX di Sintang

Photo of Ketum LPTQ Tinjau Kesiapan Lokasi MTQ XXIX di Sintang Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa, beserta rombongan melakukan asistensi, koordinasi dan pengecekan tempat/lokasi yang akan menjadi penyelenggara kegiatan MTQ ke-XXIX Kalbar, November mendatang.

 

KAPUAS RAYA, SP - Kabupaten Sintang sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021, terus melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan menentukan dan mempersiapkan titik lokasi/tempat penyelenggara kegiatan perlombaan MTQ XXIX tingkat Provinsi Kalbar, yang bakal dilaksanakan pada November 2021.

Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa, beserta rombongan melakukan asistensi, koordinasi dan pengecekan tempat/lokasi yang akan menjadi penyelenggara kegiatan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 di Kabupaten Sintang, kemarin.

Ada delapan lokasi yang telah ditentukan oleh Panitia MTQ XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021, yakni Stadion Baning, Rumah Adat Melayu Tepak Sireh, Madrasah Tsanawiyah Negeri, Gedung Pancasila, Masjid Al-Amin, Masjid An-Nur, Masjid Jami’ Sultan Nata, dan Masjid Miftahul Jannah.

Musa menjelaskan bahwa pengecekan ini untuk melihat kesiapan Kabupaten Sintang pada pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

“Untuk hari ini, hanya tiga lokasi saja yang kita tinjau, yakni Stadion Baning yang menjadi arena utama pelaksanaan MTQ, kemudian Rumah Adat Melayu Tepak Sireh yang akan digunakan untuk lomba Fahmil dan Syarhil Quran. Kemudian kita tinjau juga Madrasah Tsanawiyah Negeri Sintang yang akan digunakan untuk lomba Khattil Quran dengan tujuan kita merumuskan bersama-sama, baik dari pembukaan hingga penutupan serta konsepnya bagaimana,” terang Musa.

Menurutnya, panitia Kabupaten Sintang sudah menunjukkan keseriusannya terhadap pelaksanaan MTQ XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

“Saya melihat keseriusan para panitia di daerah sudah mempersiapkan berbagai hal untuk melaksanakan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021. Apalagi pelaksanaannya itu direncanakan pada November 2021 mendatang, kurang lebih 60 hari lagi. Maka kita harus segera berbenah dan mempersiapkan segala sesuatunya agar pelaksanaan berjalan dengan baik,” ujar Musa.

Ia menyampaikan bahwa LPTQ mendukung penuh penyelenggaraan MTQ XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

“Ya, tentu LPTQ Provinsi Kalbar mendukung penuh. Ini merupakan program kita, yang bersinergi dengan pemerintah, apalagi Kabupaten Sintang telah ditunjuk oleh Pak Gubernur Kalimantan Barat yang tahun ini menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalbar,” ungkap Musa.

Pihaknya menyatakan pasti mendukung, dan yang paling penting pemerintah dan LPTQ bekerja sama untuk mewujudkan MTQ yang lebih baik daripada yang sebelumnya.

Musa juga menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua skenario terhadap pelaksanaan MTQ XXIX tingkat Provinsi Kalbar.

“Di masa pandemi covid-19 ini, tentu untuk menghindari kerumunan dan interaksi, kita sudah menyiapkan dua skenario,” ucapnya.

Pertama, pelaksanaan MTQ semuanya dilaksanakan di Kabupaten Sintang dengan syarat situasi berada di zona hijau, atau paling tidak zona kuning. Kedua, dilaksanakan secara virtual dan faktual. Jadi, ada sebagian dilaksanakan secara faktual di Sintang, dan sebagian lagi ada dilaksanakan secara virtual, dilakukannya secara virtual ini ditujukan untuk meminimalisasi terjadinya penularan covid-19.

“Tentu kami sangat mengharapkan partisipasi seluruh masyarakat di Kabupaten Sintang untuk bersama-sama berikhtiar agar situasi covid-19 bisa terkendali. Sehingga dengan terkendalinya covid-19 di Sintang, maka pelaksanaan MTQ bisa dilaksanakan di Sintang. Mohon doa dan dukungannya,” tutup Musa. 

Perencanaan Perbaikan Infrastruktur

Ketua V Panitia Pelaksana MTQ XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat, yang juga selaku Ketua Seksi Sarana Prasarana dan Pembangunan Mimbar Utama, Zulkarnaen, menyampaikan perkembangan terkait kondisi kesiapan lokasi-lokasi yang akan dijadikan pelaksanaan MTQ.

“Yang pertama, kami telah melakukan rapat bersama para Ketua Masjid di Kota Sintang, karena ada beberapa Masjid yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan MTQ. Kemudian selanjutnya, kami merencanakan perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan di beberapa lokasi,” ujarnya.

Kemudian terkait pembangunan panggung utama, jika pelaksanaannya di minggu kedua atau ketiga pada bulan November, maka pihaknya akan mengerjakan pada pertengahan Oktober. Karena, kata dia, hal ini menyangkut yang bersifatnya kontraktual.

“Soal sewa menyewa dan peminjaman, maka kami hitung juga limit waktu penyewaan untuk menekan biaya seminimal mungkin. Dan sampai hari ini, kita belum melaksanakan pembangunan fisik yang signifikan, akan tetapi kita sudah melaksanakan perjanjian-perjanjian serta perizinan terkait lokasi yang akan kita gunakan untuk pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalbar,” jelasnya. 

Zulkarnaen mengatakan bahwa panitia telah melakukan perencanaan perbaikan infrastruktur di beberapa lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan MTQ.

“Seperti masalah pada keramik di masjid, kita lakukan perbaikan yang bekerja sama dengan pihak masjid, dan hal lainnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kita juga telah menyusun pembiayaan perbaikan terhadap lokasi-lokasi lainnya. Dan kita pastikan dalam satu bulan perbaikan-perbaikan lokasi pelaksanaan MTQ sudah selesai semua, mengingat hal ini perlu kita perhatikan dengan serius,” tandas Zulkarnaen. (hms/lha)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda