Sintang post authorBob 10 Juni 2021

Lebih dari 60 Ruko Terbakar di Pasar Sungai Durian, Wabup: Pemkab dan Pemilik Usaha Harus Ambil Pelajaran

Photo of Lebih dari 60 Ruko Terbakar di Pasar Sungai Durian, Wabup: Pemkab dan Pemilik Usaha Harus Ambil Pelajaran MENINJAU - Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang, meninjau lokasi kebakaran sejumlah ruko di Jalan Majapahit Komplek Pasar Sungai Durian, Rabu (9/6). PROKOPIM PEMKAB SINTANG 

KAPUAS RAYA, SP - Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto, meninjau lokasi kebakaran sejumlah ruko di Jalan Majapahit Komplek Pasar Sungai Durian, Kecamatan Sintang, Rabu (9/6). Sekitar 60 sampai 65 rumah toko terbakar pada Selasa (8/6) malam.

Di lokasi kebakaran, Sudiyanto menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah kebakaran rumah toko tersebut.

“Kami sangat prihatin atas musibah kebakaran ini. Pemkab Sintang harus memperhatikan korban kebakaran rumah toko ini. Pemkab Sintang dan pemilik usaha ruko harus mengambil pelajaran dari musibah ini ketika akan membangun kembali rumah toko ini,” ujarnya.

Ia mencontohkan, jalur masuk atau jarak antara ruko harus lebih lebar dan bisa dilewati mobil pemadam kebakaran saat terjadi musibah seperti ini.

“Jumlah kepastian rumah toko sedang didata, tapi sekitar 60 sampai 65 pintu ruko. Korban jiwa tidak ada. Karena kejadiannya sekitar 18. 45 WIB, di mana orang belum tidur,” terang Sudiyanto.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah kerugian materi juga belum dihitung. Penyebab kebakaran juga diserahkan ke pihak Polres Sintang.

Menurut Sudiyanto, ada juga ruko milik Pemkab Sintang turut terbakar. Dirinya akan berkomunikasi dengan Dinas Sosial atau BPBD agar para korban kebakaran bisa segera dibantu.

“Saya juga mau mengingatkan warga Kabupaten Sintang agar memperhatikan usia kabel yang ada di rumah. Meskipun kabel yang dipasang sudah SNI, harus tetap selalu dipantau. Soal usia kabel ini, kita sering lengah dan lemah,” tuturnya.

“Tapi bukan saya mengatakan bahwa kebakaran ini disebabkan kabel, tidak. Tetapi soal usia kabel ini baik kalau kita perhatikan ke depannya. Kalau kabel sudah tua, ada baiknya diganti yang baru dan sudah SNI,” saran Sudiyanto.

Alami Berbagai Kendala Pemadaman

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang, Martin Nandung, menyampaikan bahwa saat kebakaran terjadi, Pemkab Sintang menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran, dibantu Busera, TNI, dan Polri.

“Kami mengalami kendala saat pemadam kebakaran tadi malam, seperti kurangnya ketersediaan air di sekitar lokasi kebakaran. Sehingga tim pemadam kebakaran harus mengambil air ke Sungai Kapuas. Untungnya, air sungai sedang naik sehingga lebih mudah menjangkaunya,” terang Martin.

Kendala yang lain, kata dia, adalah banyaknya warga yang berbondong-bondong memadati lokasi kebakaran, sehingga menyulitkan akses keluar masuk kendaraan saat mengambil air di Sungai Kapuas.

Menurut Martin, seharusnya warga memberikan ruang kepada mobilitas kendaraan damkar agar petugas tidak kesulitan.

“Kami juga sepakat agar ke depannya rumah toko ini akan dibangun, agar membuat lorong yang lebih besar dan bisa diakses oleh kendaraan pemadam kebakaran. Sehingga jika terjadi musibah kebakaran, kendaraan bisa masuk,” katanya.

“Ada rencana kalau kita membangun waterfront Sungai Durian nanti, kita juga akan membangun ground tank beton dan hydrant, sehingga akan memudahkan proses pemadam kebakaran ke depannya,” tutup Martin. (hms/lha)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda