Sintang post authorBob 11 Januari 2021 112

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Bupati Jarot Sampaikan Ucapan Duka

Photo of Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Bupati Jarot Sampaikan Ucapan Duka KARANGAN BUNGA - Warga membawa bunga dan berdoa bersama bagi para korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Solo, Jawa Tengah, Minggu (10/1). ANTARA/MAULANA SURYA

SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 tujuan Jakarta-Pontianak di Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1).

Seperti diketahui, berdasarkan manifes penerbangan SJ-182 yang hilang kontak tersebut, terdapat sejumlah warga Kabupaten Sintang yang ikut serta dalam penerbangan itu.

"Pertama kita turut berduka cita atas musibah pesawat Sriwijaya SJ-182, dimana di dalamnya di tenggarai ada tiga sampai tujuh warga Sintang," ungkap Jarot, Minggu (7/1).

Jarot mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sintang untuk mendoakan musibah yang terjadi tersebut dan ia juga barharap ada mukjizat dari Allah SWT terhadap para penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

"Kita turut prihatin terhadap musibah ini, mari kita sama-sama berdoa, kita juga masih berharap ada mukjizat dari Allah SWT bahwa penumpang yang ada pun mudah-mudahan ada mukjizat bisa terselamatkan," ucap Jarot.

Jarot menyampaikan, dirinya akan memantau dan monintor terus perkembangan situasi musibah pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

"Kita tetap pantau dan monitor terus sehingga nanti pada saatnya setelah diketahui situasi korban tentu kita akan takziyah, kita juga akan mendoakan agar para korban juga bisa mendapat tempat di sisi Allah SWT," ungkap Jarot. (hms)

Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak, melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto, mengungkapkan hingga saat ini dari hasil pengecekan anggota Polres Sintang dan informasi dari masyarakat Sintang, setidaknya ada empat warga Kabupaten Sintang yang ikut serta dalam penerbangan itu.

Mereka di antaranya adalah Ays Habil Yamin dan Faisal, yang beralamat di Jalan MT Haryono, Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang. Keduanya adalah putra dari pemilik pakaian Toko Cahaya Busana di Jalan Brigjen Katamso, Sui Durian, Kecamatan Sintang.

Selain itu, pasangan suami istri Mulyadi P Samsir dan M. Yeti Sri Ningsih juga tercatat sebagai penumpang di pesawat tersebut. Mereka adalah warga Jalan Lingkar Sungai Durian, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang.

”Kami masih melakukan pengecekan dan mendatangi rumah kediaman para korban, sebagai wujud simpati dan bela sungkawa atas peristiwa Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air. Ini data kami namun resmi berapa korban warga Sintang kita tunggu dari otoritas yang berwenang mengeluarkan informasi,” ujarnya.

Diyakininya dari pihak otoritas bandara atau maskapai akan keluarkan data siapa-siapa saja yang jadi korban dan dari mana saja, kalau kita lihat manifes penerbangan hanya menyebutkan nama dan jenis kelaminnya (Mr atau Mrs) bukan asal daerahnya. Jadi belum bisa pastikan korban tersebut warga Sintang atau bukan.

“Atas kejadian ini kita turut berduka dan berbela sungkawa, semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan keikhlasan, dan kita minta agar masyarakat tidak berkomentar dengan opini masing-masing atau menyebar luaskan foto kejadian Terkait peristiwa tersebut, kita harus pahami kondisi keluarga korban, mari kita doa kan agar korban mendapat tempat yang layak dan keluarga yang ditinggal kan diberikan  ketabahan dan keikhlasan,” imbaunya. (hms)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda