Sintang post authorBob 14 Juli 2020 120

Sintang Darurat Bencana Banjir, SKPD Diminta Surati Kepala BNPB

Photo of Sintang Darurat Bencana Banjir, SKPD Diminta Surati Kepala BNPB PENGOBATAN MASSAL - Ketua Persit KCK Koorcab Rem, Rissa Ronny, memeriksa kondisi warga dalam pengobatan massal yang dipusatkan di Desa Jaya Sakti, Senin (13/7). PENREM 121/ABW

Wakil Bupati Sintang,  Askiman

“SKPD yang saya sebutkan di atas segera surati Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Menteri Teknis di Jakarta, agar masalah banjir ini jangan sampai menimbulkan korban lebih banyak.”

SINTANG, SP - Pemerintah Kabupaten Sintang segera ditetapkan sebagai status darurat bencana banjir.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Sintang,  Askiman, Senin (13/7). Diketahui, banjir menerjang Kecamatan Kayan Hulu, Kayan Hilir, dan Kecamatan Serawai.

"Camat Serawai, Kayan Hulu dan Kayan Hilir, supaya tempuh langkah administrasi dalam kondisi darurat bencana, 10 - 24 Juli 2020," ujar Askiman.

Menurut Askiman, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah membuat Pos Komando (Posko) penanggulangan banjir, tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Kabupaten Sintang.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI AD dari Komando Distrik Militer Sintang," tutur Askiman.

Sehubungan dengan itu,  agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Sintang segera melakuan langkah terpadu sesuai tugas pokok dan fungsinya.

SKPD yang dimaksud, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Pemukiman Wilayah, dan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"SKPD yang saya sebutkan di atas segera surati Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Menteri Teknis di Jakarta, agar masalah banjir ini jangan sampai menimbulkan korban lebih banyak," ungkap Askiman.

Menurut Askiman, curah hujan yang cukup tinggi dalam sepekan terakhir membuat banjir menerjang wilayah Kecamatan Serawai,  Kecamatan Kayan Hulu, dan Kecamatan Kayan Hilir, namun sejauh ini belum ada korban jiwa. Permukaan air rata-rata naik di atas dua meter dari kondisi normal.

"Harus segera bangun Posko sebagaimana dilakukan Komando Distrik Militer Sintang. Segera bangun tenda, sesuai kondisi wilayah dan tidak perlu tenda permanen, tapi bisa untuk lokasi evakuasi masyarakat," pungkas Askiman.

Kunjungi Korban Banjir

Curah hujan intensitas tinggi, menyebabkan banjir di beberapa daerah di Bumi Senetang. Hal tersebut sangat berdampak pada perekonomian dan kesehatan masyarakat.

Ketua Persit KCK Koorcab Rem, Rissa Ronny, beserta pengurus dan juga Persit Kodim 1205/Stg, bahu-membahu memberikan bantuan. Bantuan berupa pemberian sembako, pakaian layak pakai, dan pengobatan massal yang dipusatkan di Desa Jaya Sakti.

“Kita ikut memberikan bantuan kepada masyarakat yang berdampak banjir. Paling tidak meringankan saudara-saudara kita yang kena banjir. Kita tahu sebelum banjir melanda, perekonomian masyarakat telah terimbas dengan virus corona," ujar Rissa.

Lebih lanjut, kata Rissa, selain pemberian bantuan, pihaknya juga melaksanakan pengobatan massal.

“Kebetulan saya juga seorang dokter dan juga ikut memeriksa," tutupnya. (*/lha)

 

 

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda