Sintang post authorKiwi 20 Mei 2020 73

Jarot Rapat Bersama Forkopimda-Alim Ulama Bahas Idulfitri

Photo of Jarot Rapat Bersama Forkopimda-Alim Ulama Bahas Idulfitri RAPAT BERSAM A - Bupati Sintang, Jarot Winarno, memimpin rapat membahas berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah di Kabupaten Sintang, di Pendopo Bupati Sintang, Senin (18/5) malam

SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno, memimpin rapat dalam rangka membahas berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah di Kabupaten Sintang bersama unsur Forkopimda, Ormas Islam, alim ulama, dan tokoh pemuda di Kabupaten Sintang, di Pendopo Bupati Sintang, Senin (18/5) malam.

Rapat tersebut bertujuan menyatukan persepsi agar pada pelaksanaan Hari Raya Idulfitri, baik saat salat Idulfitri maupun perayaan lainnya saat malam takbiran, seperti takbiran keliling, kegiatan meriam karbit dan sejumlah kegiatan lain di tengah pandemi corona virus disease 2019 (covid-19).

“Alhamdulillah, malam ini kita sudah ketemu para alim ulama, forkopimcam, dan forkopimda bahas seperti apa kita kita nanti melaksanakan salat Idulfitri, takbiran keliling, takbiran di masjid atau surau, tradisi menembak meriam karbit dan sejumlah kegiatan lainnya,” kata Jarot usai rapat.

Menurut Jarot, beberapa hal telah disepakati. Selanjutnya, Pemkab Sintang Sintang akan menyiapkan data terkait zona penyebaran covid-19 di Kabupaten, seperti letak daerah zona merah, zona kuning mendekati merah, zona kuning, dan zona hijau.

Dengan begitu, data zona penyebaran covid-19 akan menjadi rujukan dalam pelaksanaan Idulfitri, baik itu salat, takbiran keliling, takbiran di masjid atau surau dan sejumlah tradisi lainnya saat Lebaran tiba.

“Data yang kita miliki akan dijadikan rujukan untuk menentukan mana daerah yang boleh melaksanakan Salat Id dan kegiatan lainnya. Yang zona merah itu, sudah lockdown parsial yang sudah kita lakukan di sejumlah tempat, seperti di daerah Binjai, Rarai, Menyumbung. Sekarang masih berlaku semi lockdown di Gang Keramat, Teluk Menyurai. Itu tidak boleh ada Salat Id di zona merah,” ungkap Jarot.

Jarot melanjutkan, di zona kuning juga diimbau untuk tidak melaksanakan salat Idulfitri dan kegiatan lain yang bersifat mengumpulkan masa. Namun, jika sebagian masih tetap melaksanakan, harus mengikuti dua protokol, yakni protokol kesehatan (harus ada thermogun); tidak menggunakan sajadah masjid atau karpet, tapi membawa masing-masing; dilakukan penyemprotan disinsfektan; ada fasilitas cuci tangan di depan masjid dan tempat wudunya yang baik.

“Lalu, ada protokol pelaksanaan ibadahnya yang kami ambil dari masukan majelis ulama. Safnya diatur jaga jarak, meskipun multitafsir terkait jaga jarak salat itu, yang penting dia harus jaga jarak. Lalu khotbahnya pendek-pendek, supaya nda terlalu lama kumpulnya. Kira begitu, kita akan keluarkan edarannya,” jelas Jarot.

Selanjutnya, terang Jarot, untuk tradisi takbiran keliling tidak dilaksanakan atau tidak dizinkan. Karena, hal itu bisa berpotensi menyebabkan kerumanan masyarakat dan bisa menyebabkan penyebaran transmisi penyakit.

Terlebih, memang tidak mungkin mengikuti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), soal kendaraan roda empat yang harus separuh saja kapasitasnya di mana supir di depan penumpang di belakang.

“Kita ganti dengan takbir keliling menggunakan Sampan Bidar Pelangi Jubair. Kita pakai itu, akan berkeliling sepanjang tepian sungai ini berapa kali, sehingga tidak mengurangi kemeriahan,” beber Jarot.

Masih jelas Jarot, untuk tradisi meriam karbit diperbolehkan asal tetap menerapkan protokol jaga jarak. Karena, sering saat malam takbiran dirinya juga menyulut meriam karbit dan letaknya rapat-rapat. Dirinya meminta sekarang harus diatur jarak antara meriam yang satu dengan yang lainnya, juga jarak manusianya dan harus menggunakan masker.

“Saya biasa kalau malam Idulfitri ini nembak meriam karbit lah ya. Itu biasanya dia rapat-rapat tu. Sekarang diatur longgar-longgar ya, manusianya pun diatur, menggunakan masker. Kira-kira gitu,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda