Sintang post authorKiwi 24 September 2021

Pemkab Sintang Klarifikasi Isu Penarikan Mobil KB 2 E

Photo of Pemkab Sintang Klarifikasi Isu Penarikan Mobil KB 2 E Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat

 

KAPUAS RAYA, SP - Akhir-akhir ini, beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp yang membicarakan tangkapan layar (screenshot) status akun media sosial Instagram pribadi Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021, Askiman, yang menyebutkan bahwa Bagian Umum akan menarik fasilitas jabatan Wakil Bupati Sintang periode 2021-2026, almarhum Sudiyanto.

Tangkapan layar status Instagram @askiman_sintang tersebut, beredar luas dan menjadi perbincangan publik sehingga jajaran Pemkab Sintang memandang perlu melakukan klarifikasi dan memberikan penjelasan kepada masyarakat Kabupaten Sintang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat, mewakili Pemkab Sintang menjelaskan fakta yang sebenarnya terjadi.

“Sampai sekarang belum ada arahan untuk menarik fasilitas yang ada di almarhum Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH,” tutur Yasser.

Menurutnya, yang terjadi adalah miskomunikasi. Pasalnya, ada staf Bagian Umum yang menanyakan kunci mobil KB 1520 E yang merupakan keluaran 2007 dan dipakai sebagai kendaraan operasional PKK Kabupaten Sintang. Mobil itu ada di parkiran Langkau Kita Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang. 

“Mengapa ditanyakan kuncinya, karena mau dipanaskan dan diganti ban karena sudah dua bulanan tidak dihidupkan dan sudah berdebu. Itu yang terjadi, tidak ada maksud menarik kendaraan PKK tersebut,” ungkap Yasser.

“Pemerintah Kabupaten Sintang sangat menghormati dan menghargai jasa-jasa beliau dalam pengabdian di Kabupaten Sintang. Tidaklah mungkin Pemkab Sintang sampai tega menarik fasilitas secepat ini. Kita ini masih dalam keadaan berduka,” imbuhnya.

Beberapa hari yang lalu, kata dia, staf Bagian Umum menelpon supir PKK Kabupaten Sintang atas nama Rio. Ternyata, Rio sedang berada di Pontianak. Rio mengarahkan agar Staf Bagian Umum menanyakan ke Agus yang sedang berada di Kabupaten Sintang. 

Selanjutnya, Rio memberikan nomor Agus, lalu ditelpon oleh Staf Bagian Umum.

Yasser meminta masyarakat untuk tidak memperpanjang persoalan ini karena hanya miskomunikasi saja.

“Informasi ini jangan diperpanjang lagi. Karena kita sedang berduka,” tuturnya. (hms/lha)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda