Sintang post authorKiwi 27 September 2021

Yosepha Hadiri Padat Karya di Bandara Tebelian

Photo of Yosepha Hadiri Padat Karya di Bandara Tebelian Plh Bupati Sintang, Yosepha Hasnah menyambut kedatangan Ketua Komisi V DPR RI dan Direktur Angkutan Udara Kemenhub RI, di Gerbang Masuk Bandar Udara Kelas II Tebelian Sintang, Sabtu (25/9).

KAPUAS RAYA, SP - Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sintang, yang juga Sekda Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, mendampingi Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus dan Direktur Angkutan Udara Kemenhub RI, Maria Kristi Endah Murni, menghadiri kegiatan Padat Karya tahun 2021 di UPBU Kelas II Tebelian Sintang, di Gerbang Masuk Bandar Udara Kelas II Tebelian Sintang, Sabtu (25/9).

Kepala Kantor UPBU Tebelian, Patah Atabri, menjelaskan bahwa kegiatan yang kali kedua dilaksanakan di Bandar Udara Tebelian, Kabupaten Sintang ini merupakan dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat melalui kegiatan pendukung program Padat Karya.

Kegiatan oleh warga Desa Kunyai, Manter, dan Sungai Ukoi, di Kecamatan Sungai Tebelian serta masyarakat Sintang pada umumnya.

"Kegiatan padat karya ini diikuti oleh kurang lebih 350 orang, pembersihan fasilitas isi darat seluas 9,5 hektare dan perbaikan jalan di lingkungan Bandar Udara Kelas II Tebelian Sintang," jelas Patah.

"Pelaksananya menggunakan anggaran APBN diva Kantor UPBU Kelas II Tebelian Sintang tahun 2021," imbuhnya.

Yosepha mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang sangat mendukung, mengapresiasi dan menyambut baik serta menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Padat Karya di UPBU Kelas II Tebelian ini.

"Karena kita tahu dengan kehadiran Bandara Tebelian telah berdampak sangat baik bagi peningkatan pendapatan masyarakat," ucapnya.

Namun, lanjut dia, karena adanya pandemi menyebabkan penurunan aktivitas di Bandara Tebelian, sehingga menyebabkan pula penururunan kegiatan ekonomi masyarakat yang terkait secara langsung dengan aktivitas dan operasional Bandara Tebelian.

"Kami sangat sependapat bahwa program padat karya merupakan salah satu kunci untuk memulihkan daya beli masyarakat sekaligus mengungkit ekonomi di tingkat daerah selama masa pendemi saat ini," tutur Yosepha.

Oleh sebab itu, kata dia, program-program yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi harus memberi prioritas pada pembukaan lapangan kerja melalui padat karya tersebut, karana kalangan masyarakat berpenghasilan rendah merupakan kelompok yang paling terdampak akibat covid-19.

"Semoga kegiatan yang dilaksanakan ini memberi dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat khususnya masyarakat yang ada di sekitar UPBU kelas II Tebelian Sintang, sehingga dapat menggerakan dan menggeliat kembali perekonomian di wilayah ini," harap Yosepha.

Di tempat yang sama, etua Komisi V DPR RI, Lasarus, menjelaskan bahwa kegiatan padat karya ini tujuan utamanya adalah bagaimana penggunaan APBN untuk menstimulus kondisi ekonomi yang ada di tengah masyarakat akibat dari pandemi covid-19.

"Kita sudah berjalan tahun yang kedua, saya sudah dua kali ikut di sini. Pada tahun lalu, juga saya hadir di acara yang sama dan kita tentu berharap dengan peran kita semua covid-19 ini segera berlalu. Tadi saya tanya Bu Plh Bupati menyampaikan Sintang sekarang ada pada level 2, mudah-mudahan sebentar lagi turun ke level 1," kata Lasarus.

Melalui kegiatan padat karya ini, Lasarus pun mengajak masyarakat setempat khususnya untuk menjaga keberadaan Bandara Tebelian.

"Kan lumayan ni ada bandara tiap tahun kita ada kegiatan, di tempat lain ndak ada. Hanya di tiga desa yang kebagian, karena tiga desa inilah yang ada di sekitar bandara," ujar Lasarus.

Selain itu, pesan Lasarus kepada Kepala Kantor UPBU Tebelian, kalau ada pekerjaan di kawasan Bandara Tebelian agar melibatkan tenaga kerja lokal, secara khusus masyarakat sekitar bandara.

"Saya titip kepada Kepala Kantor UPBU Kelas II Tebelian Sintang kalau ada pekerjaan yang memang bisa dikerjakan oleh orang lokal di sini. Tolong jangan bawa tenaga kerja dari luar, Pak. Tolong. Saya berharap kalau memang kualifikasinya masuk, supaya mereka juga merasa memiliki, dan turut menjaga bandara ini," pesan Lasarus.

"Sementara memang tidak ada penerbangan, karena kondisi covid-19 ini masih cukup tinggi. Karena wajib PCR, belum lagi beli tiket pesawat, maka banyak maskapai yang penumpangnya masih sangat terbatas. Semoga kondisi ini cepat berlalu sehingga bisa hidup normal kembali," harapnya.

Lasarus juga berpesan, karena masih dalam masa pandemi covid-19, maka semua elemen masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan, baik itu di kampung maupun di kota.

"Saya berpesan walaupun di kampung tetap menerapkan protokol kesehatan," tutupnya. (hms/lha)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda