Sport post authorBob 11 Oktober 2021

Kontingen PON Wajib Tiga Kali Test Swab PCR, Satgas Covid-19 Kalbar Batalkan Karantina Terpusat

Photo of Kontingen PON Wajib Tiga Kali Test Swab PCR, Satgas Covid-19 Kalbar Batalkan Karantina Terpusat Kontingen PON Wajib Tiga Kali Test Swab PCR, Satgas Covid-19 Kalbar Batalkan Karantina Terpusat

KARANTINA terhadap atlet Kalbar yang berpartisiapsi pada pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX, resmi dibatalkan. Namun, atlet dan kontingen lainnya, tetap harus menerapkan protocol Kesehatan ketat, yaitu wajib melaksanakan dua kali Test Swab PCR.

Sebelumnya, para atlet yang pulang dari PON XX Papua, wajib melakukan karantina selama 5 hari, di Lembaga Penjamin Mutu Pendidkan (LPMP) Kalbar, yang ada di Jalan Abdul Muis, Kelurahan Tanjung Hulu, Pontianak Timur.

“Tetap wajib PCR saja dan jangan keluar dari rumah masing-masing selama tiga hari. Kami tidak menerapkan karantina tersebut kepada atlet dan kontingen Kalbar yang pulang dari PON XX papua,” ujar Gubernur Sutarmidji, saat dihubungi via Whatsapp.

Namun, papar Bang Midji, semua kontingen, baik Atlet, Pelatih, Official, dan kontingen lainnya, harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. Apabila masih membandel, maka pihaknya akan menerapkan aturan karantina.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalbar, Harisson, mengatakan, alasan pembatalan karantina tersebut karena atlet sudah memiliki hasil swab negatif dari Papua saat menuju Kalbar. Diyakinkan kembali dengan pemeriksaan swab PCR ulang setelah sampai di Pontianak.

“Jadi untuk di Kalbar, kebijakan karantina untuk atlet official, media, atau peserta, yang mengikuti PON XX di Papua, itu dibatalkan. Jadi, sebelumnya kan mereka pulang harus dikarantina, tapi itu kita batalkan,” paparnya.

“Jadi hanya cukup pemeriksaan swab PCR, pada saat mereka datang. Dan hari ketiga kita follow up swabnya,” jelas Harisson.

Alasannya, lanjut Harisson, mereka yang dari Papua sudah diswab dan sudah dinyatakan negatif serta mereka boleh terbang ke Pontianak. Tiba di Pontianak, diyakinkan lagi dengan pemeriksaan swab PCR.

“Kita follow up lagi, jadi tidak perlu karantina memang. Ini kebijakan untuk Provinsi Kalbar,” lanjutnya.

Harisson menjelaskan, mereka cukup melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Dengan adanya adendum SE 17 tahun 2021 Satgas COVID-19 Nasional, baru terdapat 3 orang yang dikarantina di LPMP, yaitu 2 orang atlet aeromodeling, dan 1 orang pelatihnya.

“Mereka sudah diswab PCR di Papua, sebelum pulang ke Pontianak. Lalu kita swab PCR lagi, pada saat kedatangan. Kalau negatif untuk apa dikarantina, cukup nanti kita follow up swab PCR nya pada hari ke-3,” katanya.

Pembatalan kebijakan karantina bagi Kontingen Kalbar di PON XX Papua, sangat diapresiasi oleh Restu Anggi, Atlet Cabor Angkat Besi yang telah mempersembahkan Medali Perak dari Kelas 64 Kg.

“Sudah seharusnya kami hanya menjalani isolasi mandiri saja. Karena selain sudah di swab saat akan pulang ke Kalbar, kami juga Kembali di swab saat tiba di Pontianak,” tutur Anggi.

Ia pun mengakui, selama ikut bertanding di Papua, semua atlet dan kontingen telah menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat. Termasuk bagi atlet yang boduy contac, maka sebelum bertanding harus tes antingen. (mul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda