Sport post authorBob 15 Maret 2023

Asprov PSSI Kalbar Gelar Rapat Biasa, Tanjung Singgung Soal Pra-PON

Photo of Asprov PSSI Kalbar Gelar Rapat Biasa, Tanjung Singgung Soal Pra-PON SAMBUTAN - Ketua Umum Asprov PSSI Kalbar, Suyanto Tanjung membuka rapat biasa di Hotel Kini, Rabu (15/3).

PONTIANAK, SP - Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Kalimantan Barat menggelar rapat biasa, Rabu (15/3).

Rapat yang dihadiri pengurus Asprov PSSI Kalbar, Askab Kabupaten, Askot Kota PSSI dan anggota klub serta para tokoh sepakbola di Kalimantan Barat ini membahas persiapan kongres biasa yang rencananya akan digelar pada bulan Mei mendatang.

Ketua Umum Asprov PSSI Kalbar, Suyanto Tanjung mengatakan, rapat kali ini sebagai bentuk koordinasi dalam rangka persiapan menyongsong Kongres Biasa tahunan di bulan Mei.

"Di regulasi mesti ada pemberitahuan 60 hari. Dalam kesempatan kongres nanti, saya mengusulkan ada penambahan anggota exco dari empat menjadi tujuh. Untuk itu, saya berharap kepada kawan-kawan pemilik suara untuk memilih," kata Tanjung.

Untuk itu, dalam rangka persiapan tersebut, Tanjung membutuhkan saran, guna melengkapi pengurusan yang ada.

Untuk diketahui, hingga hari ini struktur kepengurusan, kata Tanjung belum final. Dirinya masih membuka peluang bagi pencinta sepakbola untuk bergabung.

Tanjung juga menyatakan membuka peluang bagi pengurus-pengurus yang lama, maupun pihak yang berseberangan waktu pemilihan untuk bergabung bersama-sama membangun sepakbola Kalimantan Barat.

"Karena ini (PSSI) milik kita bersama, bukan milik saya," tegas Tanjung.

Walaupun belum dilantik, setelan terpilih, Tanjung mengatakan telah mengikut berbagai agenda sepakbola di Kalbar serta nasional, mulai Porprov 2022 lalu.

"Alhamdulillah, Porprov berjalan dengan sukses. Saya ucapkan terimakasih kepada pengurus, panitia, wasit dan peserta. Mesti ada sedikit masalah kecil. Untuk itu, perlu dilakukannya evaluasi," kata dia.

Sementara itu, terkait kompetisi yang belum berjalan. Tanjung mengatakan, bahwa hal ini dikarenakan adanya transisi kepengurusan, lalu di tingkat pusat ada masalah soal tragedi Kanjuruhan.

"Itu yang membuat agenda tertunda. Kita acuannya dari pusat. Dalam waktu dekat ini, saya akan bertemu dengan Ketua Umum, Erick Thohir guna berdiskusi," katanya.

Lalu, terkait agenda Pra-PON. Tanjung menyayangkan sikap atau putusan pemerintah daerah yang tidak mengikutsertakan cabang olahraga sepakbola di kompetisi tingkat nasional tersebut.

"Saya tidak setuju sepakbola tidak diikuti sertakan. Karena kita punya potensi. Saya akan memperjuangkan itu. Alasan pemerintah daerah tidak ada dana. Kita ketahui banyak perusahaan di Kalbar, itu mesti kita libatkn," ujarnya.

Untuk itu, sebagai orang nomor satu di sepakbola Kalimantan Barat, dirinya akan memperjuangkan agar sepakbola bisa turun di Pra-PON, dengan cara akan berkomunikasi dengan para donatur, baik perusahaan, konglomerat dan lainnya.

"Saya akan siapkan proposal," kata Tanjung.

Kontribusi pihak ketiga, menurut Tanjung memang sangat penting dan dibutuhkan. Hal ini seperti dilakukan oleh Bank Kalbar yang telah mendukung penuh Asprov PSSI Kalbar untuk pagelaran Porprov 2022 dan kegiatan lainnya. (bob)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda