Sport post authorBob 18 Juni 2021

Tingkatkan Prestasi Olahraga, Disporapar Kalbar Bangun Big Data Keolahragaan

Photo of Tingkatkan Prestasi Olahraga, Disporapar Kalbar Bangun Big Data Keolahragaan Kadisporapar Kalbar, Windy Prihastari

DINAS Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat kini tengah membangun program big data, yang didalamnya terdapat data tenaga kelolahragaan maupun atlet olahraga.

"Bahkan pemetaan cabang olahraga unggulan di setiap kabupaten/kota juga menjadi prioritas untuk dilakukan yang nantinya juga berada di dalam big data tersebut," kata Kadisporapar Kalbar, Kalbar Windy Prihastari.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan big data yang tujuannya untuk pembangunan keolahragaan mulai dari perencanaan maupun program pembinaan olahraga.

“Saat ini kita sedang mempersiapkan big data keolahragaan tersebut, KONI Kalbar juga sudah ada, jadi kita bisa sama-sama untuk memaksimalkan big data keolahragaan,” ujarnya.

Windy mengatakan pihaknya juga akan selalu memperbaharui data cabang olahraga unggulan setiap kabupaten kota sehingga semua unsur bisa terus terpacu dalam meningkatkan kualitas pembinaan maupun kualitas atletnya itu sendiri demi prestasi olahraga Kalbar.

"Hal ini sesuai dengan arahand ari Gubernur Kalbar, bahwa kita harus memiliki dan memetakan Cabor unggulan, yang ke depannya selalu siap mempersembahkan medali di berbagai ajang nasional," tuturnya.

Adapun beberapa Cabor andalan yang selama ini mengharumkan Kalbar di pentas nasional antara lain, Angkat Berat dan Besi, Anggar, Billiard, Tinju, Taekwondo, Tarung Derajat, dan Panahan.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji sudah menginstruksikan agar daerah ini memiliki cabang olahraga andalan, setiap kabupaten kota harus memetakan potensi cabang olahraganya masing-masing yang bisa memberikan prestasi.

Menurutnya sejumlah cabang olahraga bisa diunggulkan untuk mendulang prestasi, misalnya angkat besi, angkat besi, balap sepeda, atletik, renang dan bola voli, bahkan diakuinya cabang olahraga yang diunggulkan ini diantaranya tidak memerlukan biaya besar untuk pembinaan termasuk sarana prasarana olahraga yang tidak khusus.

“Olahraga olahraga unggulan kita ini biaya pembinaan tidak terlalu besar, kemudian sarana prasananya pun tidak perlu yang disiapkan khusus, voli kita itu sudah melahirkan atlet-atlet nasional bahkan internasional” katanya saat membuka Rakerprov KONI beberapa waktu lalu.

Gubernur juga meminta Disporapar Kalbar bisa memperkuat upaya setiap kabupaten/kota untuk memiliki cabang olahraga andalan yang bisa membawa nama baik daerah ini di kancah nasional maupun internasional.

Sepertihalnya atletik yang ia yakini juga bisa diandalkan, sehingga Disporapar bisa membuat program kegiatan atau kejuaraan minimal 3 kali dalam setahun dalam upaya mencari bibit atlet atletik.

Kemudian mantan walikota Pontianak dua periode ini juga optimis di cabang olahraga renang yang biaya pembinaannya tidak besar dan ditunjang dengan sarana kolam renang standar nasional. (mul)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda