Sport post authorBob 26 Februari 2021 47

Harapan Lebih Pol Bersama Honda

Photo of Harapan Lebih Pol Bersama Honda Harapan Lebih Pol Bersama Honda

POL Espargaro tak sabar untuk bisa membalap bareng Marc Marquez. Pol yakin kemampuannya akan meningkat karena setim dengan Marquez.

Pol menggantikan posisi Alex Marquez di Repsol Honda pada MotoGP 2021. Honda menariknya karena performa Pol yang terbilang oke bersama KTM musim lalu.

Pol naik podium lima kali, lebih banyak dari pembalap Honda manapun di MotoGP 2020 dan finis kelima di akhir musim dengan 135 poin, sama dengan Andrea Dovizioso yang finis keempat.

Dengan motor RC213V yang lebih oke ketimbang KTM, Pol sudah pasti punya kesempatan menang lebih besar. Apalagi tim mekanik Honda sudah pasti akan mengutamakan Pol sementara waktu, sampai kondisi Marc pulih dari cedera patah lengan.

Kini tinggal bagaimana Pol memaksimalkan modalnya di Repsol Honda. Meski tidak mudah untuk jadi rekan setim Marquez, Pol justru tertantang.

Sebab bermain bareng juara dunia delapan kali seperti Marquez sudah pasti akan memotivasinya jadi lebih baik. Pol berharap peruntungannya akan lebih baik di pabrikan asal Jepang ini.

Pol akan sendiri dulu mengikuti sesi tes pramusim di Qatar bulan depan, sebelum tampil di seri pembuka 28 Maret. Kira-kira bakal seperti apa debut Pol Espargaro nanti?

"Yang pasti kami butuh Marc karena Marc adalah pembalap utama tim ini, yang tercepat, dan saya ingin sekali belajar darinya. Semakin cepat dia kembali, maka saya bisa lebih banyak belajar darinya dan semakin cepat juga saya berkembang," ujar Pol seperti dikutip Crash.

"Cara terbaik untuk bisa lebih baik adalah berada setim dengan pembalap terbaik dunia, dan Marc adalah nomor satu," lanjutnya.

Pol Espargaro akan menjalani musim perdana bersama Repsol Honda di MotoGP 2021. Ia tahu tekanan besar sudah menanti di depan mata.

Di musim baru ini, dengan tunggangan baru pula, Espargaro berharap hasil yang lebih baik lagi. Apalagi Ia bergabung dengan pabrikan Honda, yang menjadi juara dunia konstruktor delapan kali dalam 10 tahun terakhir.

Meski begitu, ia sadar ada tekanan besar yang disematkan padanya. Apalagi rider 29 tahun itu akan bertandem dengan Marc Marquez, jelas komparasi keduanya akan terus diperbincangkan. Bisa dibilang, Marc adalah benchmark bagi Espargaro dalam meraih hasil di Repsol Honda.

"Ini adalah tim juara, dengan motor juara pula. Setiap orang pasti berharap saya memenangi balapan dan meraih gelar juara dunia," kata Espargaro, dikutip Crash.

"Maksud saya, hasilnya sudah terbukti, begitu pula motornya. Marquez menunjukkannya dalam beberapa tahun terakhir, dia bertarung meraih kemenangan hampir di setiap balapan dan meraih banyak gelar juara dunia."

"Honda mengharapkan itu juga dari saya, dan saya akan mencoba melakukannya," jelas Espargaro.

Musim lalu, Repsol Honda yang biasanya bersaing di papan atas tampil jeblok seiring cedera parah yang dialami Marc Marquez. Alex Marquez dan Stefan Bradl yang menggantikan Marc tak mampu mengangkat performa tim.

Akibatnya, Repsol Honda hanya finis di urutan 9 klasemen tim dengan 101 poin, kalah dari tim satelit LCR Honda yang mengumpulkan 148 poin. Catatan terbaik di musim lalu yakni keberhasilan Alex Marquez finis di podium kedua sebanyak dua kali. (oto)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda