Sport post authorBob 26 September 2021

Pembalap ART Kalimantan Fight di Sirkuit Tanah Miring, Azi Firdaus Incar Medali PON XX Cabor Balap Motor

Photo of Pembalap ART Kalimantan Fight di Sirkuit Tanah Miring, Azi Firdaus Incar Medali PON XX Cabor Balap Motor  Pembalap ART Kalimantan Fight di Sirkuit Tanah Miring, Azi Firdaus Incar Medali PON XX Cabor Balap Motor

HARAPAN Medali Cabor Balap Motor Kalbar di Pekan Olahraga Papua (PON) Papua, diikuti dengan latihan keras dari Azi Firdaus. Pembalap muda Kalbar berusia 16 Tahun, yang terus melejit bersama Astra Motor Racing Team (ART) Kalimantan.

Pembalap dengan nomor motor 83 ini, merupakan Juara Umum Kejurnas Motoprix Region C Kalimantan di kelas 150 tune up (Roockie) Musim 2019.

Kini, Wakwaw, julukan pembalap kelahiran Pontianak, 31 januari 2004, menjadi andalan ART Kalimantan pada musim balap 2020. Ia akan tetap membalap di kelas Rookie, dan diharapkan bisa tampil lebih baik, dengan menyapu bersih semua race.

“Azi adalah pembalap masa depan Kalbar. Ia sudah turun membalap sebagai profesional sejak tahun 2012. Kini bakat balapnya semakin terasah. Semoga tahun ini, Azi akan semakin berkembang,” papar Iwan Hari Susilo, Manager ART Kalimantan.

Pada musim balap 2019, sejak seri ketiga, tercatat lima dari enam pembalap ART sudah berada di puncak klasemen sementara, sehingga pada seri-seri selanjutnya, mereka hanya bersaing dengan rekan setim.

Termasuk Azi, yang pada musim 2019, tidak mendapat saingan dari pembalap lainnya.Azi berhasil meraih semua kemenangan pada setiap race yang diselenggarakan.

Bersama para pembalap senior lainnya, Azi diharapkan bisa terus berkembang bersama ART, sehingga dapat melanjutkan karirnya di dunia balap nasional.

Cabor Balap Motor di PON XX Papua berlangsung di Sirkuit Tanah Miring, Klaster Merauke. Cabor ini mulai pertandingan pada 20 Oktober-4 November 2021, dan seluruh atlet dari seluruh Indonesia yang sudah lolos kualifikasi memperebutkan total 4 medali emas

Selain Azi, satu lagi pembalap Kalbar yang lolos ke PON XX Papua adalah Muhammad Zakki Fuadi, yang merupakan Juara Umum Kategori Pembalap Terbaik Kejurprov Sedded 2019.

Ia mendapatkan penghargaan IMI Award, berupa trofi dan satu unit sepeda motor, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji, pada Rakerprov IMI Kalbar yang berlangsung di Hotel Kapuas Palace, Pontianak.

Tak banyak yang tahu, bahwa Zakki mulanya seorang atlet badminton. Ia rutin latihan di GOR Pangsuma Pontianak. Kecintaanya pada dunia Balap Motor tumbuh setelah rutinnya ia menyaksikan balap motor di GOR.

“Tiap sore saya melihat ada orang balap, dan saya kebut-kebutan bisa, akhirnya tertarik ikut balapan liar,” katanya.

Akhirnya tahun 2012, Zakki resmi bergabung dalam sebuah klub motor TVS. Kejuaraan yang pertama kali diikutinya adalah Kejuaraan Daerah (Kejurda) kelas 110 CC. Zakki pun sukses mendapatkan juara umum HDC tahun 2005 dan Kejurda tahun 2017 dan 2019. Pekan lalu ia juga berhasil mendapatkan juara ll Kelas Indo Club’ yg digelar di sirkuit Sentul kecil.

Di PON Papua 2020, Zakki juga mewakili Kalbar. Ia menjadi salah satu dari empat atlet motor yang ikut dalam PON. “Atlet ada empat, 20 tahun ke atas dua. 20 tahun ke bawah dua,” ucapnya.

Sejauh ini, Zakki mengaku masih menyiapkan persiapan fisik. “Kita menyiapkan fisik, hanya belum TC (Training Center, red),” ungkapnya.

Dia yakin lawanya dalam ajang PON nanti adalah pembalap hebat. Namun, hal tersebut tak membuat melunturkan semangatnya. Dia tetap semangat berlatih dan optimis bisa mendapatkan medali.

“Targetntya tentu saja adalah medali. Saya bersama tim sudah mempersiapkan semuanya dengan baik. Saya mohon doa masyarakat Kalbar,” pungkasnya. (mul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda