Sport post authorBob 27 November 2022

Pontianak Juara, Pontianak Emas, Kota Khatulistiwa Pertahankan Predikat Juara Umum Porprov Kalbar dan Gubernur Janjikan Rp300 Juta Uang Pembinaan

Photo of Pontianak Juara, Pontianak Emas, Kota Khatulistiwa Pertahankan Predikat Juara Umum Porprov Kalbar dan Gubernur Janjikan Rp300 Juta Uang Pembinaan Pontianak Juara, Pontianak Emas, Kota Khatulistiwa Pertahankan Predikat Juara Umum Porprov Kalbar dan Gubernur Janjikan Rp300 Juta Uang Pembinaan

PONTIANAK, SP - Kontingen Kota Pontianak, berhasil mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat (Porprov Kalbar).

Keberhasilan ini ditandai dengan perolehan medali terbanyak pada Porprov XIII Kalbar Tahun 2022. Totalnya, Kontingen Kota Khatulistiwa mengumpulkan 433 keping medali, yang terdiri dari 182 Emas, 148 Perak, dan 103 Perunggu.

Kepastian Kota Pontianak, yang mengusung motto “Pontianak Emas, Pontianak Juara” pada Porprov kali ini, diumumkan langsung oleh Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (Kahar KONI) Kalar, saat closing ceremony Porprov XIII Kalbar Tahun 2022.

Penutupan berlangsung Porprov XIII Kalbar 2022 berlangsung di Gelora Olahraga (GOR) Pangsuma Pontianak, Sabtu 26 November 2022.

Kurang lebih 25 hari dilaksanakan, Porprov XIII Kalbar 2022 ditutup langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

Tampak hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolda Kalbar, Irjen Pol Suryanbodo Asmoro, Danlantamal XII, Laksamana Pertama (Laksma) Suharto, serta kepala daerah dan perwakilan dari 14 kabupaten/kota di Kalbar.

Lalu ada Ketum KONI Kalbar, Fachrudin D Siregar dan Direktur Utama Bank Kalbar , Rokidi, S.E., M.M.

Ketua Harian KONI Kalbar, Brigjen Pol (Purn) Andi Musa menyampaikan pada Porprov XIII Kalbar 2022 ini diperlombakan sebanyak 47 Cabang Olahraga (Cabor) dan pihaknya menyiapkan sebanyak 2.091 Medali.

Dari seluruh Cabor yang diperlombakan, Kota Pontianak keluar menjadi juara umum dengan berhasil meraih 182 Emas, 148 Perak, dan 103 Perunggu.

Lalu, pada peringkat kedua yakni Kabupaten Landak dengan perolehan 74 Medali Emas, 73 Medali Perak dan dan 67 Medali Perunggu.

Kemudian, pada peringkat ke tiga terdapat Kabupaten Mempawah dengan perolehan 54 Medali Emas, 60 Medali Perak dan 73 Medali Perunggu.

Dengan keberhasilan meraih gelar juara umum ini, maka Kontingen Kota Pontianak, akan mendapatkan bonus spesial dari dari Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

Saat menyampaikan sambutannya, Bang Midji menjanjikan kepada kontingen yang berhasil masuk tiga besar akan diberikan hadiah uang pembinaan, yaitu, kepada juara umum pertama, akan saya diberikan uang pembinaan sebesar Rp300 juta, juara kedua Rp200 juta, dan juara ketiga diberikan uang pembinaan Rp100 juta.

"Pemprov Kalbar akan memberikan hadiah kepada juara umum sampai juara 3, hadiahnya Januari tahun 2023, bersamaan HUT Pemerintah Provinsi Kalbar 2023 yakni pada tanggal 28 Januari," jelas Gubernur yang akrab disapa Bang Midji ini.

Ia berharap, dengan selesai dilaksanakannya Porprov XIII Kalbar Tahun 2022, olahraga Kalbar akan semakin baik. Selanjutnya, ia juga berharap semua pihak bisa melakukan evaluasi dari Porprov XIII Kalbar Tahun 2022 ini, agar ke depan bisa meningkatkan prestasi olahraga di Kalbar.

Bang Midji, juga mengucapkan selamat kepada Kota Pontianak sebagai juara umum dan selamat juga kepada kabupaten/kota yang lainnya yang sudah mengukir prestasi yang bagus dan perlu untuk terus dievaluasi agar kedepannya lebih baik lagi.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada KONI dan stakeholder lainnya yang telah menggelar kegiatan ini berjalan baik dan tertib,” ungkap Sutarmidji.

Prestasi para atlet tentu tidak terlepas dari kinerja para pelatih yang selalu mendampingi dengan setia sehingga dapat menghasilkan yang terbaik.

Dirinya juga menyampaikan bahwa setiap proses pembibitan, pelatihan dan pembinaan harus benar-benar didampingi dengan baik sehingga dapat kita ketahui progres dan perkembangan para atlet.

“Kepada setiap kabupaten/kota agar memberikan perhatian pada perkembangan olahraga dan atlet yang ada di daerah. Kemudian salah satu hal penting juga adalah menerapkan sport science sehingga pertumbuhan atlet dapat terpantau dan terukur,” jelasnya. (mul)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda