PONTIANAK, SP - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji akan menutup penerbangan rute Surabaya – Pontianak, setelah di temukan adanya dua orang reaktif Covid-19. Temuan tersebut setelah Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat melakukan rapid test secara acak terhadap penumpang ke dua maskapai penerbangan tersebut.
Pernyataan keras Gubernur Kalimantan Barat tersebut, terkait pengawasan dari bandara asal, menyusul ditemukannya 2 penumpang dari dua maskapai penerbangan rute Surabaya menuju Pontianak yang reaktif dari hasil rapid test Covid-19.
Para penumpang yang tiba ini, dilakukan pemeriksaan secara acak oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat di bandara internasional Supadio.
Untuk itu, orang nomor satu di Kalimantan Barat ini akan melakukan penutupan rute penerbangan dari Surabaya ke Pontianak, sebab Gubernur Sutarmidji mengkhawatirkan akan ada penyebaran dari penumpang lainnya. Mengingat, pemeriksaan tersebut dilakukan secara acak dan tidak seluruhnya dilakukan pemeriksaan.
Selain itu, orang nomor satu di Kalimantan Barat ini, juga menyayangkan bandara di luar Kalimantan Barat tidak memperketat pengawasan pemeriksaan terhadap penumpang, sehingga virus tersebut dapat masuk ke Kalimantan Barat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pun akan mengirimkan surat kepada pihak terkait, untuk memberhentikan sementara penerbangan dari Surabaya ke Pontianak, terhitung dari 2 Agustus hingga 8 Agustus 2020.
Saksikan berita selengkapnya, dalam tayangan News PemredTV diatas.