Bengkayang post authorel giants 23 Januari 2020 306

Hisar Mawan: Kemenangan yang Saya Inginkan

Photo of Hisar Mawan: Kemenangan yang Saya Inginkan Sabuk juara – Mantan Menpora, Imam Nahrawi mengenakan sabuk juara kepada petinju asal Bengkayang, Hisar Mawan. Hisar dijadwalkan akan melakukan laga tanding di Cris Jhon Boxing Championship berhadapan dengan Villy Rawung, bulan depan di Jakarta. ist

Petinju asal Bengkayang, Hisar Mawan dalam laga tanding Cris Jhon Boxing Championship. Hisar akan berhadapan dengan Villy Rawung Pantouw asal Manado, pada 16 Februari 2020, di Jakarta.

Hisar Mawan, warga Jalan Satria, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Begkayang ini tengah mempersiapkan diri dengan berlatih di Daud boxing club milik Daud Cino Yordan di Kayong Utara.

Hisar Mawan sebelumnya di kategori tinju profesional pernah mendapatkan peringkat 1 di kelas 48,9 kilogram nasional dan peringkat belasan di asia. 

Hiswan menceritakan ia mulai menekuni dunia tinju tahun 2011. Dia dulunya adalah atlet sepak bola. Hiswan beralih menjadi atlet tinju karena menilai sepak bola sulit untuk maju. 

"Awalnya saya mendapat tawaran dari Bang Romi Wassar yang juga petinju untuk mengikuti pertandingan nasional amatir Popnas di Pekan Baru, Riau pada 2011," cerita Hisar Mawan, Rabu (22/1). 

Setalah mengikuti pertandingan tersebut, Hiswar akhirnya memutuskan untuk memulai karir tinju kategori amatir. Pada 2016, ia berkesempatan bertemu dengan Daud ‘Cino’ Yordan. Daud merupakan salah seorang petinju yang dikaguminya.

“Saat itu saya memutuskan ikut beliau ke Kayong Utara. Sampai sekarang saya masih berlatih di Kayong Utara bersama Daud ‘Cino’ Yordan," jelasnya.  

Saat ini Hisar sedang fokus melakukan pelatihan. Pagi hari ia latihan daya tahan dan sore latihan teknik. Persiapan lainnya dalam pertandingan ini mempersiapkan strategi, power, speed dan teknik.

"Harapan saya ini adalah kesempatan yang baik buat saya, karena saya akan live di Metro TV dan yang akan hadir orang-orang besar dan kemenangan yang saya inginkan," harap Hisar. 

Hisar mengaku hingga saat ini tidak mendapat dukungan dari Pemkab Bengkayang. Bantuan malah didapat dari Pemkab Kayong Utara.

"Manajer saya Bang Daud ‘Cino’ Yordan yang mencari dana di setiap pertandingan yang saya hadapi. Bahkan beliau sering mengeluarkan dana pribadi," ucapnya. 

Pria kelahiran 1994 ini berpesan kepada generasi muda khususnya pecinta olahraga tinju di Bengkayang untuk bangkit dan tunjukkan potensi diri, meskipun dengan keterbatasan saranan dan prasarana.

"Saya harap Bengkayang bisa menunjukan ‘taring’ untuk dunia tinju, karena daerah kita juga sebenarnya bisa untuk menjadi sang juara baik tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (narwati/jee)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda