Sekadau post authorel giants 08 Januari 2020 95

Tujuh Anggota Dewan Tinjau Perbaikan Pipa Induk PDAM

Photo of Tujuh Anggota Dewan Tinjau Perbaikan Pipa Induk PDAM TINJAU - Sebanyak tuju anggota DPRD Sekadau meninjau lokasi perbaikan pipa induk PDAM Sirin Meragun bersama jajaran PDAM. SUARA PEMRED/AKHMAL

Banjir bandang yang melanda Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau pada  6 Desember 2019 lalu mengakibatkan berbagai infrastruktur rusak. Salah satunya pipa induk PDAM Sirin Meragun di intake Meragun. 

Pasca peristiwa tersebut, pihak PDAM Sirin Meragun terus melakukan perbaikan. Medan yang sulit menuju ke kawasan Bukit Raya itu cukup menjadi kendala tersendiri. Selain berbukit, jarak yang harus ditempuh pun cukup jauh. Apalagi tidak semua kendaran roda dua bisa melewati medan tersebut, dan harus dilalui dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih dari dua kilometer. Sejumlah alat berat pun dikerahkan untuk membawa material. 

Sebulan telah berlalu, tujuh anggota DPRD Kabupaten Sekadau meninjau ke lokasi intake PDAM Sirin Meragun, Senin (6/1) kemarin. Peninjauan dilakukan sebagai respon atas banyaknya keluhan dari masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada pihak PDAM yang sudah mendampingi untuk meninjau langsung. Kami banyak mendapat keluh kesah dari masyarakat. Mengapa air PDAM belum mengalir hingga sekarang?,” kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan di lokasi intake Meragun.

Dari hasil peninjuan itu, kata Yodi, kendala air belum mengalir murni karena bencana. Yodi mengatakan, pengerjaan saat ini cukup rumit karena medan yang sulit. 

“Saat ini musim hujan, ini jadi kendala mereka untuk menyambung pia-pipa itu. Kalau hujan kan mereka tidak bisa kerja,” ucapnya. 

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan, untuk kembali normal memang belum bisa diprediksi dan pengerjaannya membutuhkan waktu. Untuk itu, Yodi berharap, masyarakat bisa bersabar, apalagi pihak PDAM sudah menyiapkan plan B. 

“Ini ada dibuat sementara, kalau yang permanen ini tidak bisa diprediksi kapan selesai. Kami mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh PDAM, mereka cepat tanggap karena memang kendala cuacanya,” ungkap Yodi. 

Sementara itu, Direktur PDAM Sirin Meragun, Yok Kelak berharap, kunjungan anggota DPRD Kabupaten Sekadau bisa memberikan gambaran kepada masyarakat kondisi yang sebenarnya. 

“2 minggu lebih kami mobilisasi material. Kami bentuk 2 tim, karena tujuan kita agar air mengalir, rata-rata petugas yang mengerjakan 20-25 orang dan dibantu oleh masyarakat,” beber Yok. 

Langkah PDAM Sirin Meragun sementara ini menggunakan pipa lama yang disambungkan dan dibenamkan di sungai. Walhasil, air mulai mengalir dan bisa dinikmati oleh sebagian masyarakat, Minggu malam (5/1). 

“Maksud kami, untuk yang sementara ini jalan (air, red) kepada masyarakat, kami juga bisa bekerja dengan tenang,” pungkas Yok. (akh) 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda