Sport post authorAep Mulyanto 14 Desember 2019 94

Sporta 3x3 Basketball Competition 2019 Diramaikan Puluhan Klub

Photo of Sporta 3x3 Basketball Competition 2019 Diramaikan Puluhan Klub BUKA KOMPETISI - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji membuka Sporta 3x3 Basketball Competition 2019 di Halaman Golden Tulip Pontianak, Jumat (13/12).

PONTIANAK, SP - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji membuka Sporta 3x3 Basketball Competition 2019 di Halaman Golden Tulip Pontianak, Jumat (13/12/2019).

Sporta 3x3 Basketball Competition terlaksana atas kerja sama Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Barat.
Total tim yang ikut dalam kegiatan Sporta 3x3 adalah 70 tim yang terdiri dari kategori Pelajar Putra 30 tim, Umum Putra 22 tim, dan Umum Putri 18 tim, 3 point contest 1on1.
Sebagai informasi, Basketball 3x3 adalah cabang olahraga yang terhitung baru, di mana jumlah pemain yang bertanding di lapangan yaitu tiga lawan tiga dan satu orang pemain pengganti.

Lapangan yang digunakan hanya setengah saja dari lapangan basket biasa yaitu lebar 15 meter dan panjang 11 meter.
Sutarmidji mengatakan sangat mendukung kejuaran basket ini. Karena basket merupakan salah satu olahraga baik untuk kesehatan dan bisa berkontribusi untuk mengatasi stunting.
"Basket ini sebetulnya olahraga yang baik untuk salah satunya dari sisi kesehatan mempercepat menghilangkan stunting, karena basket bisa menambah pertumbuhan ketinggian seseorang yang hobi bermain basket. Jadi seharusnya atlit basket itu postur tubuhnya tinggi-tinggi," kata Sutarmidji
Menurut Sutarmidji, olahraga yang geraknya paling bagus untuk kebugaran itu renang dan sepeda, tapi untuk tinggi yaitu bermain basket.
Sutarmidji bercerita bawah pada saat dirinya sekolah di Santo Paolus, olahraga yang dirinya sering main adalah bulutangkin dan basket.
"Karena saya menganggap basket ini salah satu olahraga yang bagus untuk menambah ketinggian anak," katanya.
Di Pontianak sendiri, lebih tepatnya di Taman Digulis, ada dua lapangan mini basket, hanya saja tidak standar representatif. Ke depan, kata Sutarmidji, dirinya ingin mengembangkan bidang olahraga. Khususnya sarana prasana olahraga.

Dikatakan saat ini infrastruktur olahraga perlu dikembangan dan diperbaiki. Sepertu contohnya lapangan basket di PSP yang tidak representatif lagi.
"APBD Tahun 2020 sudah direncanakan untuk mengembangkan. Karena kita perlu ada satu gedung yang di situ intinya bisa lapangan basket, tapi bisa juga untuk kegiatan olahraga lain," jelasnya.

Mantan Wali Kota Pontianak ini juga mengatakan seharusnya anak sekolah dasar, pilihan olahraganya untuk membuat anak-anak tumbuh dengan postur tubuh yang bagus itu basket.

Ditambahkan bahwa ada beberapa atlit Kalbar yang menyumbangkan medali untuk Indonesia pada Sea Games Filipina. Menurut dia, prestasi tersebut momentum untuk memasyarakatkan olahraga.

"Mudah-mudahan ke depannya prestasi kita terus meningkat dan prestasi olahraga kita saat ini cukup baik dan mudah-mudahan terus baik," harapnya. (iat/bah)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda