Pontianak,SP – Yamaha terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan dunia off-road di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan citra produk unggulan serta penyelenggaraan event berskala nasional yang akan digelar di Kabupaten Landak.
Dalam penyampaiannya, Manager Motorsport PT. YIMM ,Wahyu Rusmayadi,menegaskan bahwa kehadiran produk seperti YS155 dan WR155 menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan kendaraan dengan performa tinggi yang mampu menjawab kebutuhan para pecinta motor off-road di Tanah Air.
“Yamaha hadir tidak hanya sebagai produsen, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem off-road yang terus tumbuh di Indonesia. Produk-produk kami dirancang untuk mendukung performa dan kebutuhan komunitas,” ujarnya.
Ia menyebut sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Yamaha akan menggelar event off-road pada tanggal 30 hingga 31 Mei mendatang di GOR Patih Gumantar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang berkumpulnya para pecinta otomotif sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai salah satu pusat perkembangan olahraga off-road di Indonesia.
"Yamaha optimistis, perkembangan industri sepeda motor yang terus menunjukkan tren positif menjadi modal kuat untuk menjadikan event ini sebagai benchmark atau standar baru dalam penyelenggaraan event off-road di tingkat nasional" ujarnya
Menurutnya Peningkatan minat masyarakat terhadap segmen motor dengan performa tinggi juga menjadi indikator penting. Terutama dari kalangan komunitas, yang selama ini menjadi salah satu pilar utama dalam pertumbuhan ekosistem otomotif.
Di Kalimantan Barat sendiri, Yamaha mencatat pertumbuhan komunitas yang signifikan. Hingga saat ini, terdapat sedikitnya 25 komunitas aktif dengan jumlah anggota mencapai 2.000 hingga 3.000 orang yang secara rutin berpartisipasi dalam berbagai kegiatan setiap tahunnya.
"Keberadaan komunitas yang solid ini dinilai menjadi kekuatan utama dalam mendorong perkembangan dunia off-road. Bahkan, hal tersebut turut menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia," kata nya.
Ia menegaskan bahwa Event yang akan digelar di Landak ini pun diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi para peserta dan pengunjung. Dengan skala nasional, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi sekaligus memperluas jangkauan promosi olahraga off-road.
Pihak Yamaha juga menegaskan bahwa keberhasilan yang telah dicapai selama ini tidak terlepas dari peran berbagai pihak. Mulai dari komunitas, manajemen, sponsor, pemerintah daerah, hingga para pecinta motorsport di seluruh Indonesia.
“Kami menyadari bahwa pencapaian ini bukan hasil kerja individu. Ini adalah hasil kolaborasi semua pihak yang memiliki semangat yang sama dalam membangun dunia otomotif, khususnya off-road,” ungkapnya.
Wahyu Rusmayadi,pun mengajukan seluruh elemen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi ke depan. Dengan dukungan bersama, diharapkan event ini tidak hanya sukses sebagai kegiatan tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan industri otomotif dan pariwisata daerah.
“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini semakin kuat untuk bersama-sama memenangkan masa depan,” tutupnya.
Direktur Sales PT. AMS. Ardianto , menjelaskan alasan landak menjadi tuan rumah pada perhelatan event kali ini, karena Landak memiliki potensi besar baik dari sisi bisnis maupun hiburan.
“Kita merupakan satu-satunya YEC yang berada di luar Pulau Jawa. Ini tentu menjadi kepercayaan besar bagi kita,” ujarnya.
Ardianto mengungkapkan kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa daerah, di antaranya Kabupaten Sanggau , Sintang, dan Sambas . Ia kembali menyampaikan pemilihan lokasi tidak dilakukan secara sembarangan melainkan ikut mempertimbangkan berbagai aspek, terutama potensi pasar dan daya tarik hiburan bagi masyarakat.
“Kenapa kita pilih Landak, khususnya di wilayah Ngabang, karena kita melihat potensi market yang besar, baik dari sisi bisnis maupun entertainment,” jelasnya.
Selain itu, tambah Ardianto,wilayah sekitar Landak memiliki cakupan pasar yang cukup luas. Daerah seperti Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Melawi dinilai memiliki akses yang relatif dekat, sehingga memungkinkan masyarakat dari berbagai kabupaten datang untuk menyaksikan event tersebut.
Kemudian jumlah populasi di wilayah tersebut juga menjadi pertimbangan utama. Dengan total persentase populasi yang signifikan, peluang untuk menarik pengunjung dinilai cukup besar.
“Artinya, potensi untuk mendapatkan konsumen maupun penonton sangat tinggi. Ini yang menjadi dasar kita memilih lokasi ini,” tambahnya.
Panitia Menyiapkan Berbagai Program Menarik Bagi Konsumen.
Dalam pelaksanaan YEC kali ini, Panitia juga menyiapkan berbagai program menarik bagi Konsumen diantara adalah promo khusus untuk pembelian pertama secara langsung pada 30-31 mei 2026.
Ardianto menyampaikan sebanyak tujuh pembeli pertama akan mendapatkan keuntungan berupa diskon angsuran sebesar Rp50 ribu setiap bulan. Promo ini dinilai cukup menguntungkan karena jika diakumulasikan, dapat menghemat hingga jutaan rupiah.
Selain itu, panitia juga akan memberikan apresiasi kepada 22 konsumen terpilih yang akan diundang secara khusus saat prosesi penyerahan unit (handover). Para konsumen ini akan mendapatkan hadiah eksklusif, seperti voucher bahan bakar dan berbagai bonus lainnya.
Tak hanya itu, program promo juga berlaku bagi konsumen yang melakukan pembelian kredit dalam periode 24 Mei hingga 5 Juni. Konsumen tetap akan mendapatkan potongan angsuran yang sama, yakni Rp50 ribu per bulan.
"Dengan berbagai program tersebut, penyelenggara optimistis YEC di Kabupaten Landak akan menarik minat masyarakat dalam jumlah besar, sekaligus memperkuat pasar di wilayah Kalimantan Barat.
“Harapannya, event ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan penjualan dan memperluas jangkauan pasar,” tutupnya.
Yamaha Optimistis Tingkatkan Pangsa Pasar Hingga 35 Persen, Perkuat Komunitas Lewat Event Indro.
Direktur Marketing PT AMS, Hendro Pemilu, optimis penjualan sepeda motor di Kalimantan Barat masih tinggi dalam menghadapi pasar otomotif tahun ini meski pertumbuhan industri diprediksi cenderung stagnan.
" Meski pertumbuhan industri diprediksi cenderung stagnan, Yamaha tetap menargetkan peningkatan pangsa pasar secara signifika," ujarnya.
Hendro mengatakan saat ini market share perusahaan telah mengalami kenaikan, meski masih relatif tipis, yakni sekitar 0,1 hingga 0,3 persen, sehingga mencapai angka 31 persen. Kenaikan tersebut terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di beberapa provinsi yang menunjukkan tren pertumbuhan positif.
“Kalau secara nasional, pertumbuhan tahun ini kemungkinan tidak jauh berbeda dengan tahun 2025, di kisaran 2,1 sampai 2,2 persen. Artinya pasar sepeda motor cenderung stagnan. Namun kami tetap optimistis bisa tumbuh lebih tinggi dari pasar,” ujarnya.
Dengan strategi yang telah disiapkan, Hendro semakin optimis,Yamaha mampu menargetkan peningkatan market share hingga mencapai 35 persen ,melalui inovasi produk, penguatan jaringan distribusi, serta pendekatan yang lebih intens kepada konsumen.
upaya yang dilakukan Yamaha ini untuk menjaga kepercayaan konsumen adalah melalui penyelenggaraan event komunitas bertajuk Enduro.Dimana kegiatan ini menjadi wadah bagi para pengguna sepeda motor Yamaha untuk merasakan langsung performa kendaraan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan komunitas.
" Kami memberikan kesempatan kepada konsumen dan komunitas untuk mencoba langsung performa motor kami. Ini penting untuk menjaga kepercayaan sekaligus membangun komunikasi yang baik antara pabrikan dan pengguna,” jelasnya.(ril)