Potret post authorBob 18 April 2026

Dakwah Menuju Lemukutan: Kakanwil Kemenag Kalbar Siapkan Penguatan Imam dan Khatib Berbasis Kebersamaan dan Inovasi

Photo of Dakwah Menuju Lemukutan: Kakanwil Kemenag Kalbar Siapkan Penguatan Imam dan Khatib Berbasis Kebersamaan dan Inovasi
BENGKAYANg, SP - Langkah strategis penguatan sumber daya keagamaan kembali digaungkan. Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, didampingi Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalbar, Hj. Salbia Muhajirin, tiba di Hotel Kahyangan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kamis sore (16/4/2026), dalam rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan di wilayah pesisir dan kepulauan.
 
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala Kemenag Bengkayang, H. Samsul Bahri, bersama Kasubag TU dan Ketua DWP Kemenag Bengkayang. Dalam suasana akrab di lobi hotel, Samsul Bahri memaparkan rencana kegiatan besar yang akan digelar Jum'at (17/4/2026) di Pulau Lemukutan, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.
 
Kegiatan tersebut berupa Pelatihan Imam dan Khatib tingkat Kabupaten Bengkayang yang akan dibuka langsung oleh Kakanwil Muhajirin Yanis, yang dijadwalkan tidak hanya membuka acara, tetapi juga memberikan pembinaan sebagai penguatan kapasitas para imam dan khatib agar mampu menjadi pilar umat yang adaptif, moderat, dan solutif di tengah dinamika masyarakat.
 
Menurutnya Imam dan khatib bukan sekadar pemimpin ibadah, tetapi penjaga harmoni sosial dan penyampai pesan keagamaan yang menyejukkan. Karena itu, peningkatan kualitas mereka adalah investasi besar bagi masa depan umat.
 
Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh berbagai unsur strategis, seperti Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalimantan Barat, sebagai wujud kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat peran keagamaan yang inklusif dan berdampak luas.
 
Turut mendampingi, Kabag Tata Usaha, H. Mahmud, S.Ag, Kabid Urais H. Mi’rad, M.A.P, Kabid Penaiszawa H. Rohadi, M.Si, serta jajaran pengurus DWP Kanwil Kemenag Kalbar.
 
Kunjungan ini menjadi simbol sinergi dan semangat kebersamaan. Dari ruang sederhana di Hotel Kahyangan hingga Pulau Lemukutan, pesan yang dibawa jelas: pelayanan dan pembinaan harus menjangkau semua, menumbuhkan harapan, serta menginspirasi perubahan menuju masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya. (*)
Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda