KUBU RAYA, SP - Pangkalan TNI Angkatan Udara Supadio kembali Mendukung Latihan Emergency Response Plan (ERP) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat, Kamis (26/2/2026) di Wilayah Lanud Supadio.
Latihan ini melibatkan seluruh elemen terkait, mulai dari tim pemadam kebakaran, tim medis RSPAU dr. Mohammad Sutomo, unsur keamanan Lanud Supadio, hingga pendukung operasional lainnya.
Kegiatan ini dirancang sebagai simulasi penanganan keadaan darurat apabila terjadi kecelakaan pesawat udara, baik di dalam maupun sekitar wilayah pangkalan.
Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., menegaskan bahwa latihan ERP merupakan bagian penting dari sistem pembinaan satuan guna memastikan seluruh personel memahami prosedur penanganan keadaan darurat secara terkoordinasi dan terukur.
“kecepatan, ketepatan, dan kerja sama tim menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan dari suatu insiden.” Tegas Danlanud.
Simulasi latihan mencakup beberapa skenario, antara lain pemadaman kebakaran pesawat, evakuasi korban, penanganan medis darurat, pengamanan area kejadian, serta koordinasi komunikasi lapangan.
Tahapan latihan dilaksanakan secara berurutan sesuai standar prosedur operasi (SOP) keselamatan penerbangan TNI AU. pentingnya latihan ini menjadi sarana evaluasi kemampuan prajurit dalam merespons secara cepat dan akurat.
Latihan ini bukan hanya rutinitas, tetapi momentum untuk menguji sistem, mengukur waktu reaksi, serta memperbaiki setiap celah yang masih perlu ditingkatkan. Harapan kami, seluruh personel mampu bertindak sesuai prosedur tanpa ragu ketika situasi nyata terjadi. (*)