TIGA Pembalap Astra Motor Racing Team (ART)
Kalimantan, akan tampil pada Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) XX
2019. Pra-PON balap motor akan digelar di Sirkuit Sentul, Jakarta, 11 - 12 September
2019.
Ketiga
pembalap adalah Achmad Fahri Sayidan yang akan membela Tim Pra-PON Kalbar.
Sementera Hendra Rosyadi dan Adieta Herianoor, akan membela Tim Pra-PON Kalsel.
Fahri dan Adieta, akan tampil di kategori bawah 20 tahun (junior), sementara Hendra
akan membalap di kategori senior di atas 20 tahun.
Terpilihnya
ketiga pembalap ART Kalimantan tersebut, tentu saja menjadi kebahagiaan sendiri
Manager ART Kalimantan, Iwan Hari Susilo. Pria yang juga menjabat sebagai
manager service Astra Motor Pontianak tersebut menyatakan dengan tampilnya
ketiga pembalap muda tersebut ke Pra-PON, akan semakin memotivasi.
“Tentunya
ketiga pembalap muda ART akan tampil maksimal di Pra-PON, karena membela nama
baik Provinsi masing-masing,” ujar Iwan.
Pra-PON
Balap Motor 2019, sesuai dengan nomor pertandingan, hanya kelas 150 cc kategori
dibawa 20 tahun dan diatas 20 tahun yang diseleksi. PB PON dan PP IMI juga telah menetapkan nomor road race dan motorcross diperlombakan pada Pekan Olahraga Nasional
(PON) XX Provinsi Papua 2020.
IMI Kalbar sendiri telah menyeleksi pembalap
untuk berlaga pada Pra-PON, 2019 Cabor Balap Motor Nomor Road Race.
Ketua Pengprov IMI Kalbar, Yuliansyah menjelaskan, seleksi pembalap
Pra-PON nomor road race ditentukan
berdasarkan hasil Kejurda dan Kejurnas 2019.
Menurutnya tiga seri kejurda dan
satu seri Kejurnas tahun ini menjadi acuan untuk melihat potensi pembalap road race Kalbar, yang akan dipilih
untuk mengikuti Pra-PON 2019.
“Dari Kejurda Balap Motor 2019 sudah menyiapkan kelas wajib Pengprov,
dengan persyaratan penggunaan motor standar mulai dari mesin dan cc yang sama,
sehingga setiap pembalap akan unjuk skill dan kebolehan menunggapi kuda besi
untuk ditahui siapa yang paling tercepat,” tutur Yuliansyah.
Ia menegaskan untuk nomor Motorcross
pihaknya tidak menyiapkan pembalap, karena selama ini di Kalbar lebih
berkembang Gesstrack, sementara Gesstrack dan Motorcross sangat jauh berbeda.
“Semoga
pembalap yang mengikuti Pra-PON bisa memberikan yang terbaik, sehingga lolos ke
PON XX Papua 2020. Kita berharap, mereka terus termotivasi,” pungkas
Yuliansyah. (mul)
Breaking News
- DPR Pastikan Haji 2026 Aman di Tengah Geopolitik, Keadaan Darurat Hanya Ditentukan Presiden
- Terima DPRD Kalsel, Rikwanto BAM DPR: DPRD Harus Bangun Komunikasi yang Baik dengan Masyarakat dan Mahasiswa
- Bantu Supaya Pelanggan Bisa Tetap Terhubung Meski Kuota Habis, Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI
- Dandim 1208/Sambas Pimpin Laporan Korp Kenaikan Pangkat Periode1 April 2026 dan Halal Bihalal
- Dukung Hanpangan, Babinsa Sungai Bening Dampingi Gapoktan Bemban Tanam Padi
- Kalbar Siap Sambut Dunia, Tiket AVC Men’s Champions League 2026 Mulai Dijual Hari Ini
- XLSMART For Business Hadirkan BIZ Ultra 5G+ dengan Kecepatan Hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara
- IAIN Pontianak Gelar Wisuda XXII, Rektor prof Syarif Tekankan Ilmu dan Integritas Lulusan
- Kukuhkan 590 Lulusan Berdaya Saing, IAIN Pontianak Sukses Gelar Rangkaian Wisuda XXII Tahun 2026
Tiga Pembalap ART Kalimantan Tampil di Pra-PON 2019
Achmad Fahri Sayidan, Pembalap Muda ART Kalimantan, yang saat ini memperkuat Tim Pra-PON Kalbar.