PT Dharma Inti Bersama (DIB) menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para pekerja merupakan pondasi utama dalam operasional Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). Sebagai pengelola kawasan yang dipersiapkan menjadi pusat pengolahan bauksit berkelanjutan, PT DIB berkomitmen memastikan setiap tenaga kerja mendapatkan perlindungan kesehatan maksimal melalui optimalisasi fasilitas Klinik KIPP.
Chief Medical Officer (CMO) Klinik KIPP, dr. Rudi Setiawan, menekankan bahwa setiap individu yang berkontribusi dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini berhak atas standar layanan medis yang tinggi tanpa kecuali.
“Klinik siap memastikan seluruh karyawan yang bekerja di proyek strategis nasional ini mendapat akses ke fasilitas kesehatan yang layak tanpa diskriminasi,” tegas dr. Rudi.
Untuk menjamin kesehatan fisik pekerja, Klinik KIPP telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas poli (umum dan gigi) serta alat penunjang medis spesifik seperti audiometri dan spirometri. Selain itu, klinik menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan (onsite medical check-up) bagi karyawan baru untuk memastikan kebugaran sejak hari pertama bekerja.
Langkah Klinik KIPP menuju status Klinik Pratama mendapatkan pengawasan langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara. Proses verifikasi lapangan yang dilakukan akhir April lalu bertujuan memastikan bahwa layanan yang diterima pekerja memenuhi standar regulasi Kementerian Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca Antonelly Schoggers, memberikan dukungan penuh atas upaya perlindungan tenaga kerja ini.
“Pelayanan kesehatan yang baik adalah fondasi produktivitas. Kami mendukung penuh peningkatan kualitas layanan demi pekerja yang sehat dan perusahaan yang kuat," ujar dr. Sisca.
Beliau juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang konsisten seiring dengan meningkatnya populasi pekerja di kawasan industri tersebut.
Selain fokus pada pengobatan, Klinik KIPP proaktif melakukan skrining terhadap seluruh karyawan yang masuk ke area kawasan sebagai langkah preventif penyakit menular.
Komitmen ini tidak hanya berhenti di lingkup internal; para tenaga kesehatan klinik juga rutin menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Pelapis melalui program CSR bulanan "DIB CARE".
Melalui penguatan layanan kesehatan ini, PT Dharma Inti Bersama berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh insan di Kawasan Industri Pulau Penebang. (*)