PONTIANAK, SP - Partai Hanura menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional bagi anggota DPRD kabupaten/kota se-Indonesia di Pontianak. Kegiatan yang berlangsung pada 1-3 Mei 2026 ini diawali dengan konferensi pers yang dihadiri jajaran pengurus pusat partai.
Dalam konferensi pers tersebut, sejumlah pimpinan partai hadir mengenakan seragam khas berwarna oranye. Mereka antara lain Sekretaris Jenderal, benny Ramdhani, Ketua Steering Committee (SC), Hildi Hamid, serta Ketua Dewan Penasihat, Irjen Pol (Purn) Marwan Paris, dan Ketua OC, Ratna Ester L. Tobing.
Mereka didampingi oleh Pengurus DPD Partai Hanura Kalbar dan beberapa Pengurus DPC Partai Hanura kabupaten/kota di Kalbar.
Para narasumber menyampaikan pentingnya kegiatan bimtek sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalitas anggota DPRD dari Hanura di seluruh Indonesia.
Ketua SC, Hildi Hamid dalam sambutannya menjelaskan bahwa bimtek ini dirancang untuk memperkuat pemahaman anggota legislatif terhadap tugas, fungsi, serta tanggung jawab mereka, khususnya dalam hal legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi internal partai menjelang agenda politik ke depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh kader di legislatif memiliki kompetensi yang memadai serta mampu bekerja secara optimal untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya dalam sesi konferensi pers.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal, Benny Ramdhani menekankan bahwa penguatan kapasitas kader merupakan bagian dari strategi partai dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia juga menambahkan bahwa Hanura berkomitmen untuk terus mendorong kadernya agar bekerja secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat.
Bimtek nasional ini diikuti oleh ratusan anggota DPRD kabupaten/kota dari berbagai daerah di Indonesia. Materi yang diberikan meliputi penguatan fungsi legislasi, tata kelola pemerintahan daerah, serta strategi komunikasi politik yang efektif.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan kader-kader legislatif yang lebih kompeten dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Hanura sebagai partai yang fokus pada pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.
OSO Disambut Gubernur dan Tokoh Kalbar
Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) tiba di Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Kamis (30/4/2026). Ia direncanakan akan menghadiri dan membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) seluruh anggota DPRD Partai Hanura.
OSO tiba sekitar pukul 11.12 WIB dengan didampingi Sekretaris Jenderal Hanura, Benny Rhamdani. Kedatangannya di Bumi Khatulistiwa disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama jajaran pemerintah daerah dan pengurus DPD Hanura setempat.
Setibanya di bandara, OSO mendapat sambutan adat berupa pengalungan kain Tenun Sambas bercorak merah berkelir putih oleh Gubernur Kalbar. Prosesi penyambutan semakin semarak dengan penampilan Tari Beras Kuning. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Diketahui, Partai Hanura akan menggelar Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) bagi seluruh anggota DPRD Hanura pada 1 hingga 3 Mei 2026 di Novotel Gajahmada Pontianak.
OSO dijadwalkan membuka secara langsung kegiatan yang akan diikuti oleh sekitar 525 anggota DPRD Hanura dari seluruh Indonesia.
Perkuat Integritas dan Kapasitas
Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) secara resmi membuka agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) pertama di tahun 2026 bagi Anggota DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
Perhelatan besar ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 1 hingga 3 Mei 2026, bertempat di Novotel Gajahmada, Kota Pontianak, Kalbar.
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura, Dr. Oesman Sapta (OSO), dan diikuti oleh 525 orang legislator Hanura yang membawa mandat rakyat dari berbagai daerah.
Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai di seluruh Indonesia.
Penyelenggaraan Bimtek ini mengusung misi utama untuk menyelaraskan visi politik "Hati Nurani" dengan kerja nyata di parlemen, dengan maksusd
meningkatkan kualitas legislator di era baru. Adapun tujuan utama dari kegiatan ini meliputi:
- Penguatan Fungsi Legislasi: Mempertajam pemahaman legislator terhadap dinamika regulasi nasional terbaru agar produk hukum di daerah lebih aplikatif.
- Optimalisasi Pengawasan dan Anggaran: Meningkatkan kompetensi anggota dewan dalam mengawal APBD agar transparan dan sepenuhnya berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
- Konsolidasi Organisasi: Membangun kesatuan gerak antara pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan politik nasional di masa depan.
Guna memberikan bobot intelektual dan wawasan yang tajam, DPP Partai Hanura menghadirkan deretan tokoh nasional dari berbagai latar belakang pakar sebagai pemateri utama. Adapun narasumber pakar dan tokoh nasional antara lain:
Materi pembuka disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai HANURA, DR. Patrice Rio Capella yang akan memberi arahan pada para Legislator Partai Hanura.
Kemudian Prof. Yusril Ihza Mahendra, selaku Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, yang membedah persoalan tata kelola hukum konstitusi serta pentingnya harmonisasi peraturan daerah agar tidak berbenturan dengan kebijakan pusat.
Selanjutnya, Komjen. Pol. Makhruzi Rahman selaku Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI (BNPP), Rocky Gerung, yang menyoroti pentingnya etika politik dan fungsi kritis legislator sebagai penyambung lidah rakyat. Melengkapi perspektif tersebut, Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika, memaparkan analisis mengenai peta geopolitik nasional serta strategi pemenangan partai berbasis data ilmiah yang relevan bagi para kader di daerah.
Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta, menekankan bahwa setiap anggota DPRD adalah wajah partai di mata masyarakat.
“Anggota DPRD Hanura harus memiliki kecerdasan intelektual sekaligus nurani yang bersih. Bimtek ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan kawah candradimuka untuk memastikan setiap kader mampu menjawab persoalan rakyat dengan solusi yang nyata,” katanya.
Melalui bimbingan teknis ini, Partai Hanura berkomitmen untuk terus mencetak wakil rakyat yang berintegritas, kompeten, dan senantiasa berpihak pada kepentingan daerah. (mul/ril/dok)
Angkat Peran 30 UMKM Binaan Hanura
PONTIANAK, SP - Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) tiba di Pontianak, Kamis (30/4/2026), untuk menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) seluruh anggota DPRD Partai Hanura yang akan di mulai pada 1 hingga 3 Mei 2026 di Novotel Pontianak.
OSO didampingi Sekretaris Jenderal Hanura, Benny Rhamdani tiba di Pontianak dan di sambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dengan pengalungan Kain Tenun Sambas dan prosesi Tari Beras Kuning di Bandara Udara Internasional Supadio.
Ketua Organizing Committee Bimteknas DPRD Partai Hanura, Ratna Ester Lumban Tobing mengatakan bahwa bimteknas ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi daerah, terutama Kalbar.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura itu mengungkapkan kegiatan yang diikuti lebih dari 600 peserta melibatkan kerja sama dengan lima hotel di Pontianak.Menurut dia, seluruh kamar hotel itu terisi penuh oleh legislator dari Fraksi Hanura se-Indonesia.
“Dengan kerja sama di lima hotel, tentu ada dampak ekonomi yang langsung dirasakan daerah, termasuk dari sektor pajak hotel dan aktivitas belanja para peserta,” kata Ratna dalam konferensi pers di Grand Mahkota Hotel Pontianak, Kalbar, Kamis (30/4/2026).
Selain sektor perhotelan, bimteknas juga turut menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Sebanyak hampir 30 UMKM binaan Hanura di Kalbar dijadwalkan hadir dengan berbagai produk unggulannya.
Lebih jauh, Partai Hanura menegaskan bahwa kehadiran UMKM binaan dalam Bimteknas ini bukan sekadar pelengkap acara, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang partai dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Melalui momentum tersebut, UMKM lokal diberikan ruang promosi yang lebih luas untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ratna Ester Lumban Tobing menjelaskan, pembinaan UMKM oleh Partai Hanura di Kalimantan Barat telah dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang kegiatan berskala nasional. Pendampingan meliputi pelatihan pengemasan produk, peningkatan kualitas produksi, strategi pemasaran digital, hingga akses perluasan jaringan distribusi agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Harapan kami, UMKM tidak hanya hadir saat event, tetapi benar-benar naik kelas dan mandiri. Bimteknas ini menjadi etalase sekaligus ruang pertemuan langsung antara pelaku UMKM dengan para pengambil kebijakan dari seluruh Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, kehadiran sekitar 30 UMKM binaan juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama bisnis baru, baik antar daerah maupun dengan pihak swasta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Produk-produk yang ditampilkan mencakup kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal yang menjadi unggulan Kalimantan Barat.
Dengan adanya dukungan berkelanjutan ini, Partai Hanura berharap UMKM dapat menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi daerah yang lebih kuat, sekaligus memperluas dampak ekonomi dari setiap kegiatan politik menjadi manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput.
Tidak hanya berhenti pada aspek promosi, Partai Hanura juga mendorong adanya tindak lanjut konkret pasca kegiatan Bimteknas ini, terutama dalam bentuk kemitraan berkelanjutan antara UMKM dengan berbagai pihak yang hadir. Panitia menyiapkan ruang khusus business matching yang mempertemukan pelaku UMKM dengan potensi pembeli, distributor, maupun pelaku usaha skala nasional.
Langkah ini diharapkan menjadi jembatan agar produk-produk UMKM tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu menembus pasar antarprovinsi bahkan peluang ekspor. Sejumlah produk unggulan Kalbar seperti olahan pangan khas daerah, kerajinan berbasis kearifan lokal, serta produk kreatif berbahan dasar alam menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta Bimteknas.
Selain itu, pembinaan yang dilakukan Partai Hanura juga menyasar peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaku UMKM. Edukasi mengenai manajemen usaha, literasi keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital menjadi fokus utama agar pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan persaingan pasar yang semakin ketat.
Partai Hanura menilai bahwa penguatan UMKM merupakan bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi nasional berbasis daerah. Oleh karena itu, setiap kegiatan berskala nasional yang digelar partai selalu diupayakan memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh dan berkembang.
Dengan adanya keterlibatan UMKM dalam Bimteknas ini, diharapkan tercipta efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan pelaku usaha, perputaran ekonomi lokal, hingga terbukanya lapangan kerja baru di sekitar kegiatan berlangsung.
Partisipasi aktif UMKM dalam agenda besar Partai Hanura ini sekaligus menjadi bukti bahwa politik dapat bersinergi dengan pembangunan ekonomi rakyat, menghadirkan manfaat langsung yang dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya di Kalbar.
Sebelumnya, sebanyak 525 anggota DPRD dari Fraksi Partai Hanura seluruh Indonesia akan berkumpul dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) pada 1-3 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi momen langka, karena seluruh anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota dikumpulkan dalam satu kota. Ketua Steering Committee, Hildi Hamid, menyebut Pontianak dipilih secara khusus untuk skala nasional.
“Agak spesial dilakukan di Pontianak. Seluruh anggota DPRD se-Indonesia akan hadir. Ini kebanggaan bagi kami,” ujarnya.
Ia menegaskan, sebelumnya kegiatan serupa dilakukan terpisah di Medan dan Makassar. Namun kali ini, seluruh kader legislatif Hanura disatukan dalam satu forum besar.
Ketua Organizing Committee, Ratna, mengatakan pembukaan akan digelar pada 1 Mei pukul 19.00 WIB di Hotel Novotel Pontianak. Panitia juga menggandeng sejumlah hotel lain untuk menampung ratusan peserta.
“Pemilihan Kalimantan Barat bukan hal mudah. Kami melihat daerah ini siap menjadi tuan rumah kegiatan nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi daerah. Hotel, transportasi, dan sektor jasa diperkirakan ikut bergerak seiring kedatangan ratusan peserta.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, menegaskan langkah ini sebagai bentuk keberpihakan pada daerah.
“Bimtek di Pontianak menjadi penegasan sikap Hanura untuk memperkuat pembangunan daerah menuju Indonesia sejahtera,” katanya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga konsolidasi kekuatan partai. Hanura mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029.
“Dalam Bimtek ini kami juga membahas persiapan menuju Pemilu 2029,” ujarnya.
Partai Hanura bahkan telah membentuk tim khusus untuk menghadapi tahapan verifikasi partai politik. Langkah ini sekaligus memperkuat struktur organisasi hingga ke daerah. (ril/dok/tim)