Ketapang post authorKiwi 15 Maret 2026

Teror Pembakaran Resahkan Warga Air Upas, 25 Pondok dan Rumah Hangus Sejak 2025

Photo of Teror Pembakaran Resahkan Warga Air Upas, 25 Pondok dan Rumah Hangus Sejak 2025 Rumah kosong milik almarhum Pak Kasin menjadi sasaran pembakaran.

KETAPANG,SP – Aksi teror berupa pembakaran pondok kebun dan rumah warga di Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, kian meresahkan masyarakat. Sejak tahun 2025 hingga kini, tercatat sudah 25 pondok dan rumah warga menjadi korban pembakaran oleh pelaku tak dikenal.

Peristiwa terbaru terjadi pada malam hari di Dusun Patuakan, Desa Air Upas, dengan sasaran rumah kosong milik almarhum Pak Kasin. Kejadian ini semakin menambah kecemasan warga yang selama ini dihantui aksi serupa.

Camat Air Upas, Samson Nopen, mengecam keras aksi teror tersebut. Ia menilai tindakan pembakaran yang berulang kali terjadi itu merupakan perbuatan yang sangat meresahkan masyarakat dan tidak dapat ditoleransi.

“Peristiwa ini sangat mengancam keselamatan, keamanan, serta ketenteraman warga. Kami mengecam keras aksi teror pembakaran ini,” tegas Samson.

Ia juga meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, mengungkap pelaku yang bertanggung jawab, serta menindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Kami meminta kepada aparat kepolisian menurunkan tim untuk menangkap para pelaku pembakaran. Pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum, agar masyarakat kembali merasa aman,” ujarnya.

Menurut Samson, rentetan pembakaran yang terjadi telah menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar bagi warga. Lebih dari itu, kejadian tersebut juga memicu rasa takut, trauma, dan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah kecamatan, dari total 25 bangunan yang dibakar, sebanyak 23 pondok kebun berada di Desa Air Upas dan 2 pondok lainnya di Desa Gahang.

Pemerintah kecamatan juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu aparat penegak hukum dengan memberikan informasi yang dapat mengungkap pelaku teror tersebut.

“Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait pelaku agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Kerja sama masyarakat sangat penting agar kasus ini bisa segera terungkap,” kata Samson.

Warga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak cepat dan serius menuntaskan kasus ini, sehingga rangkaian teror yang sudah berlangsung sejak tahun lalu tidak terus berulang dan rasa aman masyarakat dapat kembali pulih.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Air Upas, Goda mengatakan kalau kejadian teror ini sudah hampir satu tahun lamanya, sehingga menimbulkan rasa kekhawatiran bagi masyarakat lantaran persoalan belum mendapat titik terang.

“Selama ini Kami masyarakat sangat menantikan jawaban nyata dari teman-teman kepolisian dengan segera mengungkap pelaku teror di dusun petuakan desa air upas,” katanya.

Goda menilai, jika kondisi ini terus terjadi, maka masyarakat khawatir dengan stigma bahwa aparat kepolisian kami seprti sedang diremehkan, dipermainkan oleh pelaku teror. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda