Kubu Raya post authorKiwi 18 Mei 2022

Pemkab Kubu Raya Hadirkan Pelayanan Gratis di Semua Puskesmas

Photo of Pemkab Kubu Raya Hadirkan Pelayanan Gratis di Semua Puskesmas Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan sejumlah pejabat terkait foto bersama saat peresmian Puskesmas Sungai Rengas Kecamatan Sungai Kakap, Selasa (17/5) pagi.

KUBU RAYA, SP - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan anggaran yang tersedia dan memaksimalkan potensi yang ada.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menilai, kualitas pelayanan harus didukung dengan sumber daya manusia yang handal dan peningkatan kapasitas sarana dan prasarana kesehatan.

"Dari sektor kebijakan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pelayanan Gratis di Semua Puskesmas dengan KTP Kubu Raya merupakan upaya Pemerintah Kubu Raya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan bagi warga yang memiliki jaminan pelayanan kesehatan," kata Bupati Muda Mahendrawan di sela meresmikan Puskesmas Sungai Rengas Kecamatan Sungai Kakap, Selasa (17/5) pagi.

Dirinya menambahkan, langkah ini dilakukan bertujuan agar masyarakat Kubu Raya yang tersebar di 118 desa dan sembilan kecamatan mendapatkan akses dan pelayanan kesehatan yang layak dan maksimal tanpa harus membayar atau gratis di pelayanan kesehatan dasar.

Pada kesempatan ini, Bupati Muda menuturkan, Pemkab Kubu Raya juga melakukan pencanangan program nasional Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dengan tujuan untuk mencegah dan melindungi anak-anak Kubu Raya dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3i) yang dapat menimbulkan kecacatan dan kematian.

"Jika anak-anak kita tidak terlindingi dengan Imunisasi, maka berbagai penyakit akan menyerang mereka di antaranya tuberkolosis, campak, rubela, hepatitis, pertusis, difteri, polio, tetanus neonatorum," jelasnya.

Bupati menjelaskan, adanya pandemi Covid-19, pelaksanaan imunisasi rutin tidak dapat berjalan optimal.

Berdasarkan data beberapa tahun terakhir terjadi menunjukan terjadi penurunan cakupan imunisasi rutin, baik imunisasi dasar maupun lanjutan.

"Kondisi ini menyebabkan jumlah anak-anak yang tidak mendapatkan menerima imunisasi rutin lengkap sesuai usia semakin bertambah banyak. Kondisi ini juga mengakibatkan peningkatan jumlah kasus PD3i dan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) PD3i," tuturnya.

Bupati berharap, peresmian dua sarana kesehatan ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Peresmian Puskesmas Sungai Rengas yang cukup luas dan representatif ini merupakan pengganti Puskesmas lama yang dinilai relatif kecil dan akan terus dikembangkan sehingga tahun depan statusnya bisa menjadi Puskesmas rawat inap," pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengajak seluruh ASN yang ada di kabupaten itu untuk kembali meningkatkan semangat kerja dengan menggencarkan "mengejar bola" dalam melayani masyarakat setelah libur Lebaran.

"Saya minta seluruh ASN Kabupaten Kubu Raya punya orientasi kerja yang jelas. Sebagai garda terdepan reformasi pelayanan publik, ASN Kubu Raya harus terus meningkatkan kinerjanya, apalagi setelah libur cukup panjang, sehingga semangatnya harus menanjak," kata Muda saat memberikan sambutan pada apel hari pertama setelah libur Lebaran di halaman Kantor Bupati Kubu Raya di Kubu Raya, Senin, (9/5).

Menurutnya, ASN harus memiliki orientasi kerja yang jelas. Kerja dengan visi, bukan kerja asal kerja.

"Kerja kita adalah untuk ibadah, sehingga harus penuh tanggung jawab," tuturnya.

Muda mengatakan ASN harus lebih dulu menunaikan kewajiban sebelum menuntut hak. Namun, kewajiban tersebut juga harus dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Karena itu, ia mengajak ASN untuk menghayati orientasi kerja yang seharusnya yaitu orientasi yang mendarat pada kepentingan dan hajat hidup rakyat.

"Tumbuhkan rasa memiliki terhadap semua elemen masyarakat Kubu Raya. Kita bekerja di Kubu Raya dan juga harus betul-betul mencintai daerah ini dengan sepenuh hati dan segenap pikiran," kata Muda.

Dengan begitu, lanjutnya, ASN akan dapat bekerja dengan penuh kebahagiaan. Karena, kebahagiaan bukan sekadar formalitas dan slogan, melainkan ketika mampu mewujudkan kebahagiaan bagi hajat hidup masyarakat.

"Semoga ini menjadi tekad kita ke depan, karena tantangan saat ini sangat luar biasa. Sekarang ini menuju pada otonomi desa, setelah otonomi daerah, tahapan berikutnya adalah otonomi desa yang sudah ada dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, sehingga otonomi desa adalah hal yang menjadi sasaran sebenarnya," kata Muda.

Karena itu, Muda berharap dalam memaknai hari raya Idul Fitri tahun ini, dapat memahamkan birokrasi untuk lebih melayani dan membuka peluang bagi hajat hidup orang banyak. ASN, harus membuat langkah-langkah yang lebih tepat, cepat, dan efektif.

"Kita hindarkan hal-hal yang mengganggu pikiran dan membuat energi habis dengan sesuatu yang remeh-temeh dan tidak ada korelasinya dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Saya minta semua kembali fokus," katanya. (lwu)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda