Nasional post author elgiants 09 Oktober 2026

Keturunan Tionghoa Jabat Wakapolda Metro Jaya, Irjen Adex Yudiswan Basuh Kaki Ibunda Usai Dilantik

Photo of Keturunan Tionghoa Jabat Wakapolda Metro Jaya, Irjen Adex Yudiswan Basuh Kaki Ibunda Usai Dilantik

JAKARTA, SP – Momen haru terekam usai pelantikan perwira tinggi Polri pada awal Oktober 2026. Irjen Pol. Dr. Adex Yudiswan, S.H., S.I.K., M.Si., jenderal bintang dua keturunan Tionghoa yang baru dilantik sebagai Wakapolda Metro Jaya, tampak bersimpuh dan membasuh kaki ibundanya sebagai wujud rasa syukur serta bakti seorang anak atas restu orang tua.

Dalam rekaman video yang beredar, jenderal bintang dua tersebut tampak mengenakan seragam dinas lengkap Polri. Dengan penuh khidmat dan derai air mata, dia membasuh dan mengeringkan kaki sang ibu yang duduk di hadapannya. Momen tersebut berlangsung penuh haru hingga membuat sang ibu tak kuasa menahan air mata.

Usai membasuh kaki sang ibu, perwira tersebut melanjutkan aksinya dengan bersujud, meletakkan dahi di atas kaki ibundanya untuk memohon doa restu. Sang ibu kemudian memeluk erat kepala putranya seraya memberikan restu dan kasih sayang. Setelah itu, ia juga bersujud mencium tangan kedua orang tuanya sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur.

Aksi bersujud dan membasuh kaki orang tua ini menjadi wujud kerendahan hati seorang prajurit di tengah capaian karier dan tugas strategis yang dipercayakan kepadanya. Selain itu juga penegasan bahwa capaian kariernya tak lepas dari doa dan restu orang tua.

Irjen Pol. Adex Yudiswan resmi menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Promosinya masuk dalam rombongan mutasi 88 pamen dan pati Polri oleh kapolri baru Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

Mutasi para perwira tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 Tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri tertanggal Kamis 2 Oktober 2026.

Kehadiran jenderal bintang dua beretnis Tionghoa di tubuh Polri ini menegaskan nilai kebhinekaan serta membuktikan bahwa keberhasilan kariernya tak lepas dari dedikasi tinggi serta doa dan restu orang tua.

Pria kelahiran Gumawang, OKU Timur, Sumatera Selatan, 3 Desember 1974 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996 dengan rekam jejak panjang di bidang reserse, khususnya kriminal khusus dan tindak pidana siber.

?Sebelum menjabat Wakapolda Metro Jaya, Adex menduduki berbagai posisi strategis, di antaranya Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Karojakstra Stamarena Polri, Kabagpinludagri Rojakstra Srena Polri, Dirreskrimsus Polda Kalimantan Tengah, serta Wakapolres Metro Jakarta Barat.

?Nama Adex Yudiswan melambung dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat serta institusi Polri saat menjabat sebagai Kapolres Luwu pada tahun 2015. Saat itu, ia memimpin langsung "Tim 30" menyusuri medan ekstrem Hutan Latimojong untuk mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Aviastar rute Masamba–Makassar.

Ia menjadi polisi pertama yang berhasil menemukan titik kepingan pesawat dan mengevakuasi korban serta membawa keluar black box (kotak hitam) pesawat dalam kondisi fisik yang sangat melelahkan.

Atas dedikasi kemanusiaan tersebut serta keberhasilannya memodernisasi pelayanan publik hingga meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Adex dianugerahi Pin Emas Kapolri oleh Jenderal Pol. Idham Azis.

Adex Yudiswan juga dinobatkan sebagai salah satu dari 16 Polisi Inovatif di Indonesia berkat keberhasilannya memodernisasi pelayanan publik di kepolisian.

Ia sempat meluncurkan aplikasi Go Sigap, sebuah terobosan layanan kepolisian berbasis teknologi informasi untuk mempercepat respons aparat terhadap pengaduan dan bantuan darurat masyarakat secara digital.

Saat menjabat sebagai Kapolres Gresik, ia sukses memimpin institusi tersebut hingga dinobatkan sebagai Polres terbaik nasional dan menorehkan tiga prestasi besar sekaligus secara bersamaan.

Amanat baru sebagai Wakapolda Metro Jaya menjadi babak baru bagi Irjen Pol. Adex Yudiswan dalam mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum ibu kota dan sekitarnya. (tim)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda