Sambas post authorKiwi 26 Agustus 2020

Bupati Sambas Pantau Layanan Terpadu Satu Pintu

Photo of Bupati Sambas Pantau Layanan Terpadu Satu Pintu PANTAU LAYANAN - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili memantau layanan di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Sambas, Senin (24/8).

SAMBAS, SP - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili melakukan inspeksi ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Sambas, Senin (24/8).

Atbah mengapresiasi Dinas PMPTSP karena tetap menggelar pelayanan terpadu meski kondisi pandemi. Kedatangan orang nomor satu Kabupaten Sambas itu disambut langsung Plt Kadis PMPTSP, Ibrahim, Sekretaris Dinas, Mashuri dan para kepala bidang di dinas.

Kedatangan Atbah, bertepatan dengan beberapa warga termasuk satu di antaranya dari Kecamatan Subah yang sedang mengurus perizinan di dinas. Atbah berdialog dengan warga tersebut dan mempertanyakan proses yang dilalui warga ketika berurusan dengan dinas pelayanan. Didapati Bupati, beberapa perizinan dapat diakses dengan mudah karena telah didukung teknologi.

"Saya apresiasi dinas, meski di tengah kondisi pandemi tetap sedia menggelar pelayanan," ujar Atbah mengapresiasi petugas yang ada.

Tampak dari pantauan Atbah, DPMPTSP telah menyiapkan standar protokol kesehatan ketika membuka gerai pelayanan. Terlihat dari pembatasan jarak duduk bagi pengunjung, memasang tirai pelindung dari plastik di meja petugas pelayanan. Termasuk penyediaan fasilitas cuci tangan dan petugas pemantau suhu tubuh bagi setiap pengunjung yang datang.

"Hasil pantauan saya hari ini, memang terjadi penurunan jumlah pengurus perizinan dibanding sebelum terjadi pandemi Covid-19," sebut Atbah.

Atbah mengajak warga yang ingin berurusan dengan pelayanan terpadu dapat memanfaatkan fasilitas teknologi yang disiapkan dinas.

Kedepan, kata Bupati, warga Sambas harus siap dengan perubahan-perubahan termasuk digitalisasi dalam pelayanan publik.

"Memang kita harus selalu memperbaharui pengetahuan kita, keperluan kita dengan era sekarang ini, digitalisasi, komputerisasi. Kita harus menyesuaikan dengan perkembangan yang ada, dengan teknologi terbarukan. Jika itu bisa kita sesuaikan, insya Allah hal-hal pelayanan akan semakin kita rasakan kemudahannya," ingat Bupati.

Plt Kadis PMPTSP, Ibrahim K menyebutkan, kru atau petugas pelayanan satu pintu selalu siap sedia melayani warga yang akan mengurus segala perizinan. Di tengah kondisi wabah kini, Dinas telah mengeluarkan solusi atau alternatif pelayanan tanpa tatap muka.

"Ada beberapa aplikasi pelayanan secara digitalisasi yang bisa diakses warga dengan mudah. Di antaranya pelayanan perizinan melalui SICANTIK CLOUD, Sistem Informasi Manajemen Bangunan maupun aplikasi sistem lainnya secara sistem Online Single Submission atau OSS," sebut Ibrahim.

Tiga Kategori Pelayanan

Sekretaris Dinas PMPTSP, Mashuri mengatakan, kategori pelayanan terbagi menjadi tiga. Untuk urusan, sebut dia, terdapat kurang lebih 14 urusan pelayanan.

"Untuk kategori pelayanan terdiri dari perizinan berusaha melalui sistem OSS, perizinan melalui SICANTIK CLOUD, SIMBG maupun aplikasi sistem lainnya atau secara manual atau non OSS. Untuk kategori non perizinan bisa melalui SICANTIK CLOUD dan aplikasi sistem lainnya secara manual atau non OSS," papar Mashuri.

Adapun 14 urusan pelayanan, ungkap dia, di antaranya urusan kesehatan, pendidikan dan kebudayaan, perdagangan, perindustrian, koperasi, UMKM, pekerjaan umum, lingkungan hidup, pertanian dan peternakan, pertanahan, perikanan, perhubungan, ketenagakerjaan dan pariwisata.

"Yang mendominasi yakni sektor atau urusan kesehatan mencapai 33 persen," ungkapnya. (noi/bah)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda