SANGGAU,SP - Awal tahun 2026 beberapa wilayah Kabupaten Sanggau mengalami beberapa kejadian bencana. Sebagian besar bencana disebabkan oleh cuaca ekstrim seperti angin kencang, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap siaga menghadapi cuaca ekstrim.
Berdasarkan Prakiraan Cuaca Mingguan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimantan Barat, dari 2 Maret hingga 8 Maret 2026 secara umum wilayah Kalimantan Barat salahsatunya Kabupaten Sanggau berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang hingga sore hari.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau Budi Darmawan mengimbau kepada masyarakat agar waspada setiap perubahan cuaca.
“Pada prakiraan tersebut juga diinformasikan peringatan dini waspada petir dan angin kencang sesaat sebelum hujan,” ujar Budi. Rabu (4/3/2026)
Budi Darmawan menambahkan kondisi yang rawan terjadi selain pohon tumbang yakni banjir.
“Karena cuaca ekstrim, Januari lalu beberapa wilayah di Kabupaten Sanggau terdampak banjir dengan ketinggian sekitar 30 centimeter hingga 1 meter," jelas Kalaksa BPBD Sanggau ini.
Sebagai upaya pencegahan, lanjut Budi. BPBD Kabupaten Sanggau melakukan upaya mitigasi kebencanaan.
“Sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya banjir telah disampaikan melalui berbagai media baik cetak dan elektronik. Peta Kajian resiko bencana sebagai acuan dalam Penanggulangan Bencana sehingga respon cepat penanganan kejadian bencana dapat dilaksanakan dengan maksimal pada korban terdampak bencana di daerah yang terjadi bencana,” terangnya.
Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Sanggau. Budi Darmawan mengimbau masyarakat untuk rajin mencari informasi terkait prakiraan cuaca melalui kanal resmi agar selalu siap siaga.
“Setiap keluarga diharapkan memahami langkah evakuasi mandiri jika terjadi bencana di wilayahnya,”pintanya. (Dit)