SINGKAWANG, SP - Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kota Singkawang menargetkan masuk 10 besar dalam perlombaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kabupaten Kayong Utara.
"Target minimal kita bisa masuk 10 besar, sedangkan target maksimal di peringkat 7 besar," kata Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Singkawang, Muslimin, Minggu (2/8).
Menurut Muslimin, target tersebut realistis mengingat persiapan yang telah dilakukan LPTQ Kota Singkawang bersama para pelatih dan pembina. Sejumlah kafilah juga telah mengikuti pemusatan latihan dan pembinaan intensif sebelum keberangkatan.
LPTQ Kota Singkawang telah mengirimkan kafilah sebanyak 51 orang untuk mengikuti semua cabang lomba yang dipertandingkan dalam MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalbar. Jumlah ini mencakup peserta, pelatih, dan official.
"Kami berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal, menjaga kesehatan, dan menjunjung sportivitas. Yang terpenting adalah membawa nama baik Kota Singkawang," ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah, untuk kafilah yang berhasil mendapatkan juara pertama akan diberikan hadiah dan piagam penghargaan dari Pemkot Singkawang.
"Sayangnya, kita tidak bisa memberikan bonus hadiah umrah seperti tahun lalu. Hal itu dikarenakan tahun ini bantuan dana hibah tidak sebesar tahun lalu," ujarnya.
Meski demikian, Muslimin optimis semangat para kafilah tidak akan surut.
"Saya meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kota Singkawang agar kafilah dapat meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah provinsi," ungkapnya.
Sementara Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengucapkan selamat kepada seluruh anggota kafilah yang mendapat kepercayaan mewakili Kota Singkawang.
"Saya berharap para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah selama mengikuti rangkaian perlombaan," katanya.
Menurutnya, keikutsertaan dalam MTQ bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam dan upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi Qurani yang berakhlak mulia, berkarakter, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," ujarnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Singkawang, Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, para pelatih, official, pendamping, serta orang tua peserta yang telah memberikan dukungan dan pembinaan kepada seluruh anggota kafilah.
Dia berpesan kepada para pelatih dan official agar memberikan pendampingan secara optimal, tidak hanya dalam aspek teknis perlombaan, tetapi juga memastikan kondisi fisik, mental, dan spiritual para peserta tetap terjaga selama pelaksanaan MTQ.
"Kepada seluruh peserta, saya mengajak untuk mengikuti setiap cabang musabaqah dengan penuh keikhlasan, disiplin, sportivitas, serta menjadikan setiap penampilan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT," pesannya. (rud)