Kubu Raya post author Kiwi 05 September 2026

Bentuk Ikhtiar Spiritual, Keluarga Besar Lanud Supadio Gelar Sholat Istisqa Berjamaah

Photo of Bentuk Ikhtiar Spiritual, Keluarga Besar Lanud Supadio Gelar Sholat Istisqa Berjamaah

KUBU RAYA, SP - Keluarga besar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio bersama satuan insub menggelar Sholat Istisqa secara berjamaah di Apron Utara Hanggar Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (4/9/2026).

Sholat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan yang membawa keberkahan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadapi musim kemarau dan meminimalkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat.

Pelaksanaan Sholat Istisqa diikuti dengan khusyuk oleh Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., para pejabat dan personel jajaran Lanud Supadio, Grup 4 Khusus, Skadron Udara 1, Skadron Udara 51, Yon Parako 466 Pasgat, Yon Arhanud 15 Pasgat, ASN Lanud Supadio, serta pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio.

Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono mengatakan, upaya menghadapi Karhutla tidak hanya dilakukan melalui kesiapsiagaan operasional dan mitigasi di lapangan, tetapi juga perlu diiringi dengan ikhtiar spiritual dan doa bersama.

“Usaha lahiriah telah kita optimalkan, baik melalui pemantauan maupun penanggulangan Karhutla di lapangan. Melalui Sholat Istisqa ini, kita berserah diri dan memohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar menurunkan hujan yang membawa berkah dan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Marsma TNI Sidik Setiyono.

Ia menambahkan, doa dan ikhtiar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam menghadapi kondisi alam, khususnya di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla.

“Kita berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan kembali lebih baik dan potensi Karhutla dapat diminimalkan. Namun, ikhtiar dan kesiapsiagaan di lapangan tetap harus terus kita laksanakan,” tambahnya.

Sementara itu, sebagai wujud toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman, personel Lanud Supadio yang beragama Nasrani juga melaksanakan ibadah dan doa bersama di Ruang Briefing Baseops yang dipimpin Kepala Dinas Operasi (Kadisops), Kolonel Pnb D. Leonard Dumatubun, S.A.P.

Sedangkan personel yang beragama Hindu melaksanakan ibadah dan doa bersama di Kantor Dinas Teritorial (Dister) Lanud Supadio yang dipimpin Kasitahwildirga Letkol Kes I Gede Ary Armika.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan keluarga besar Lanud Supadio dalam memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan serta masyarakat di wilayah Kalimantan Barat. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda