PONTIANAK, SP – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali mendapat kepercayaan sebagai lokus pembelajaran tata kelola pemerintahan di tingkat nasional.
Terbaru, Kepala BPSDM Provinsi Kalbar, Windy Prihastari menerima langsung rombongan peserta Visitasi Kepemimpinan dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Pontianak, kemarin.
Rombongan peserta visitasi tersebut dipimpin oleh Joni Dawud dan beranggotakan para Pejabat Pimpinan Tinggi dari berbagai pemerintah provinsi se-Indonesia, serta perwakilan dari sejumlah kementerian dan lembaga tinggi negara.
Kehadiran para pejabat pimpinan tinggi ini merupakan bagian integral dari program pengembangan kapasitas dan pembelajaran kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak melakukan pengamatan lapangan secara langsung, pertukaran pengalaman antar-instansi, serta berbagi praktik baik (best practices) dalam aspek manajemen publik dan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
Dalam sambutannya, atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar, Windy Prihastari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan di Bumi Khatulistiwa.
"Kehadiran para pemimpin ASN dari berbagai penjuru Indonesia ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Ini menjadi momentum strategis bagi kita semua untuk memperluas jejaring kerja, saling berbagi pengetahuan, serta memperkuat perspektif kepemimpinan ASN yang visioner," ujar Windy.
Windy menjelaskan bahwa tantangan birokrasi ke depan menuntut figur pemimpin yang tidak hanya paham regulasi, tetapi juga mampu bertransformasi secara cepat dan merespons dinamika kebutuhan masyarakat.
Oleh karena itu, kolaborasi antar-daerah dan antar-lembaga seperti ini menjadi kunci penting.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh LAN RI dalam memilih Kalbar sebagai salah satu lokasi pembelajaran berharga.
Menurut Windy, terpilihnya Kalbar menandakan bahwa berbagai inovasi dan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan di daerah ini dinilai memiliki nilai tambah yang relevan untuk dipelajari bersama.
"Kami berharap agenda visitasi kepemimpinan ini dapat memberikan pengalaman serta wawasan yang mendalam dan bermakna bagi seluruh peserta. Semoga hasil dari pengamatan dan pertukaran gagasan ini benar-benar menjadi bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan ASN untuk menghadirkan birokrasi yang adaptif, kolaboratif, serta memberi dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat," pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemprov Kalbar, LAN RI, serta seluruh pemerintah daerah dan kementerian terkait dapat terus terjalin erat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern dan berdaya saing tinggi di level nasional.(din)