KUBU RAYA, SP - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, secara resmi membuka Turnamen Bulutangkis Antarorganisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di GOR Ombert, Sungai Raya, Senin (13/7).
Kegiatan tersebut digelar sebagai ajang mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, sekaligus membudayakan pola hidup sehat di kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, serta ratusan peserta yang mewakili instansi masing-masing.
Bupati Sujiwo menegaskan bahwa turnamen ini bukan semata-mata menjadi ajang memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kejuaraan ini merupakan momentum penting bagi seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan meningkatkan sinergi dalam mendukung kinerja pemerintahan.
"Momentum ini harus kita jadikan sebagai wujud untuk menyatukan diri. Gabungan dari seluruh OPD inilah yang membentuk Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Harapan saya sebagai bupati, antar-OPD harus saling mengenal, berkomunikasi, dan berkolaborasi," ujar Sujiwo.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya menghapus ego sektoral dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, berbagai persoalan daerah tidak dapat diselesaikan apabila setiap perangkat daerah bekerja sendiri-sendiri tanpa adanya sinergi.
"Persoalan-persoalan daerah tidak bisa diselesaikan hanya oleh salah satu OPD. Semua harus berkolaborasi dan bekerja sama. Sudah tidak ada lagi yang namanya ego sektoral," tegasnya.
Menariknya, turnamen bulutangkis tahun ini tidak mempertandingkan nomor tunggal, melainkan hanya nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Menurut Sujiwo, pemilihan kategori tersebut mengandung pesan moral yang mencerminkan pentingnya kerja sama dalam birokrasi.
"Ada pesan moral ketika kita bertanding secara berpasangan, yakni dituntut untuk bisa bekerja sama. Begitu juga dalam bekerja di pemerintahan. Saya tidak bisa bekerja sendirian. Capaian-capaian Kubu Raya hingga saat ini merupakan hasil kerja keras para OPD dan seluruh ASN," jelasnya.
Sujiwo menganalogikan posisinya bersama Wakil Bupati Sukiryanto dan Sekretaris Daerah Yusran Anizam layaknya panglima yang membutuhkan pasukan yang solid. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada integritas, kompetensi, serta semangat pengabdian para ASN.
"Sehebat apa pun saya dan Pak Sukiryanto, ketika ASN-nya tidak mumpuni, tidak memiliki jiwa pengabdian yang tinggi, tidak responsif, tidak adaptif, tidak hadir memberikan solusi, serta tidak aktif menjemput bola, maka saya yakin hasil yang dicapai tidak akan maksimal," terangnya.
Menutup arahannya, Sujiwo mengingatkan seluruh peserta bahwa mereka merupakan bagian dari satu keluarga besar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang harus saling mendukung dan menguatkan.
"Kita diikat oleh benang merah yang namanya Keluarga Besar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Namanya keluarga harus saling menguatkan, saling menyempurnakan, saling mengingatkan, serta tidak saling menjatuhkan atau memfitnah. Ketika pasukan saya solid dan bersatu, maka persoalan rakyat akan jauh lebih mudah kita selesaikan bersama," pungkasnya.
Turnamen bulutangkis antar-OPD tersebut dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas serta mempererat kebersamaan di kalangan aparatur sipil negara. (mar)