Landak post author Kiwi 11 September 2026

101 Mahasiswa UPGRI Pontianak Jalani PLP 2 di 20 Sekolah Kabupaten Landak

Photo of 101 Mahasiswa UPGRI Pontianak Jalani PLP 2 di 20 Sekolah Kabupaten Landak Sebanyak 101 mahasiswa UPGRI Pontianak menjalani PLP 2 selama empat bulan di 20 sekolah mitra Kabupaten Landak untuk memperkuat pengalaman sebagai calon pendidik.

LANDAK, SP - Sebanyak 101 mahasiswa Universitas PGRI Pontianak resmi diserahkan untuk melaksanakan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 di 20 sekolah mitra yang tersebar di Kabupaten Landak.

Prosesi penyerahan mahasiswa berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Landak, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pengalaman lapangan mahasiswa selama empat bulan untuk belajar sekaligus berkontribusi secara langsung di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor I Universitas PGRI Pontianak, Aunurahman, Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PLP 2 Yudi Darma, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, serta perwakilan dari 20 sekolah mitra.

Turut hadir Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Landak, Subandri, yang mewakili Bupati Landak.

Koordinator DPL PLP 2, Yudi Darma, mengatakan 101 mahasiswa akan menjalani PLP 2 selama empat bulan. Program tersebut tidak hanya menjadi kegiatan penempatan mahasiswa di sekolah, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal dunia pendidikan secara langsung.

“PLP 2 akan dilaksanakan selama empat bulan. Kegiatan ini bukan sekadar menempatkan mahasiswa di sekolah, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara nyata tentang dunia pendidikan, berinteraksi dengan peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta memahami dinamika pengelolaan sekolah secara langsung,” ungkapnya.

Menurut Yudi, keberadaan mahasiswa di sekolah mitra diharapkan menciptakan proses pembelajaran dua arah. Mahasiswa mendapatkan pengalaman profesional, sementara sekolah memperoleh tambahan energi, gagasan dan kontribusi dari calon-calon pendidik.

Wakil Rektor I Universitas PGRI Pontianak, Aunurahman, menegaskan PLP 2 merupakan bagian penting dalam proses membentuk mahasiswa menjadi calon guru yang memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter, etika dan pengalaman nyata di sekolah.

“PLP 2 menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung di lapangan. Selama empat bulan, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah,” ujarnya.

Aunurahman juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater selama berada di sekolah mitra. Menurutnya, mahasiswa harus menunjukkan sikap sebagai calon pendidik yang profesional, bertanggung jawab dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik.

“Guru bukan hanya orang yang mampu mengajar. Guru adalah sosok yang hadir, memberi teladan, membangun karakter, dan menginspirasi peserta didik. Karena itu, manfaatkan PLP 2 ini untuk belajar sebanyak-banyaknya dari para guru dan lingkungan sekolah,” pesannya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Landak melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Subandri, menyampaikan apresiasi kepada Universitas PGRI Pontianak yang menjadikan sekolah-sekolah di Kabupaten Landak sebagai mitra pelaksanaan PLP 2.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bidang pendidikan.

“Pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Landak menyambut baik kehadiran mahasiswa PLP 2 Universitas PGRI Pontianak. Kehadiran mahasiswa di sekolah-sekolah bukan hanya untuk belajar, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi, semangat, dan gagasan positif bagi lingkungan sekolah,” demikian pesan Bupati yang disampaikan Subandri.

Ia berharap mahasiswa mampu menempatkan diri dengan baik di lingkungan sekolah, menghormati guru dan tenaga kependidikan, memahami karakter peserta didik, serta menjunjung tinggi etika sebagai calon pendidik.

“Empat bulan adalah waktu yang cukup untuk belajar banyak hal. Jadikan sekolah sebagai laboratorium kehidupan. Belajarlah bukan hanya dari buku, tetapi juga dari guru, peserta didik, kepala sekolah, dan berbagai persoalan nyata yang dihadapi dalam dunia pendidikan,” pesannya.

Prosesi penyerahan kemudian dilakukan Wakil Rektor I Universitas PGRI Pontianak Aunurahman kepada Pemerintah Kabupaten Landak yang diterima Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Landak, Subandri.

Penyerahan tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan 101 mahasiswa untuk belajar dan memberikan kontribusi di 20 sekolah mitra selama empat bulan ke depan.

Melalui PLP 2, Universitas PGRI Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Landak berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, Dinas Pendidikan dan sekolah.

Mahasiswa diharapkan tidak hanya membawa pengetahuan dari kampus, tetapi juga mampu menyerap pengalaman dari sekolah sebagai bekal menjadi pendidik masa depan yang kompeten, berkarakter dan menginspirasi.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda