PONTIANAK, SP - Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2018-2023 Sutarmidji Ria Norsan sepakat untuk kembali maju bersama-sama dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) November mendatang.
Keduanya nampak kompak mengenakan kaus bertuliskan “Bersama Lanjutkan” saat ngopi di Aming Kopi Hutan Kota, Jalan Veteran, Kota Pontianak, Minggu (19/5/2024) pagi.
Hal ini sekaligus membantah itu keretakan Sutarmidji dan Ria Norsan dalam pemilihan gubernur (pilgub) 2024. Hubungan Sutarmidji Ria Norsan memang terjalin sangat harmonis baik saat masa pemerintahan hingga keduanya tuntas menjalankan tugas.
Dalam kesempatan ngopi tersebut, Sutarmidji memastikan dirinya bersama Ria Norsan akan kembali maju bersama pada kontestari pilkada mendatang. Terutama untuk menuntaskan pembangunan di Provinsi Kalbar yang belum terselesaikan pada periode pertama.
“Ini kesepakatan (karena) selama ini masyarakat selalu bertanya begini begitu kita tegaskan hari ini nanti deklarasi bersama partai partai pendukung. Ini hanya mau menjawab hiruk pikuk dimasyarakat saja supaya masyarakat sudah tahu,” ungkap Sutarmidji.
“Kami sudah sepakat untuk ini bersama lanjutkan karena insya allah ada beberapa hal yang harus kita tuntaskan untuk pembangunan Kalbar salah satunya yang menjadi target kita menyelesaikan pembangunan jalan provinsi,” tambahnya.
Sutarmidji menambahkan pada saat ia bersama Ria Norsan menjabat jalan dengan kondisi mantap berhasil ditingkatkan sekitar 30 persen. Dari pada masa awal menjabat baru hampir 50 persen kemudian meningkat pada akhir jabatan menjadi 80 persen.
Dengan kondisi demikian menyisakan jalan yang belum mantap sekitar 20 persen. Jumlah tersebut menurut Sutarmidji akan dituntaskan saat dirinya bersama Ria Norsan kembali diberikan amanah oleh masyarakat untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar.
“20 persennya itu Insya Allah kalau kita terpilih kembali 20 persen itu selesai,” kata Sutarmidji.
Kemudian penuntasan bidang pendidikan dan kesehatan juga menjadi komitmen Sutarmidji Ria Norsan. Dibidang kesehatan Sutarmidji memastikan akan menambah kepesertaan BPJS bagi masyarakat kurang mampu. Lantaran ia menilai selama ini permasalahan tersebut selalu muncul saat masyarakat ingin mendapatkan layanan kesehatan.
“Kita perlu menambah peserta BPJS bagi masyarakat yang tidak mampu karena saya lihat di rumah sakit kalau ada yang sakit itu masih ada ribut tidak punya BPJS artinya tidak tercover semua ini hal yang kita sepakati,” jelasnya.
Pada bidang pendidikan Sutarmidji-Ria Norsan akan terus menambah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh kabupaten kota. Menurutnya Kalbar masih membutuhkan 50 hingga 70 SMA SMK baru. Hal tersebut akan dituntaskan dengan tetap melaksanakan pendidikan gratis.
“Kita akan kembangkan diranah swasta untuk mereka yang tidak mampu kami maunya itu bisa terwujud dimasa pemerintahan saya dan pak Ria Norsan kalau kami dipercara kembali sebagai gubernur dan wakil gubernur,” kata Sutarmidji.
Sebagai informasi, Sutarmidji dan Ria Norsan memiliki sejarah hubungan panjang. Keduanya merupakan mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar masa jabatan 2018-2023 yang kepemimpinannya dilanjutkan oleh Harisson sebagai Penjabat Gubernur pada 5 September 2023 lalu.
Pada Pemilihan Gubernur tahun 2018 lalu, Sutarmidji dan Ria Norsan diusung koalisi Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PKB dan PKS.
Keduanya bertarung melawan pasangan Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot yang diusung koalisi partai PDI Perjuangan, Demokrat dan PKPI serta pasangan Milton Crosby dan Boyman Harun yang diusung koalisi Partai Gerindra dan PAN.
Sutarmidji dan Ria Norsan berhasil keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara sebanyak 51,55 persen suara. Sementara pasangan Karolin dan Gidot meraih sebanyak 41,79 persen suara. Milton dan Boyman meraih sebanyak 6,65 persen suara. (din)