PONTIANAK, SP – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya video dugaan aktivitas pemindahan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari mobil tangki berlogo Pertamina di Kalimantan Barat (Kalbar) pada, Sabtu (23/5/2026).
Dalam video berdurasi singkat tersebut terlihat proses pemindahan BBM menggunakan mesin sedot dari mobil tangki merah putih bertuliskan PT Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga ke dua unit mobil tangki lainnya.
Aktivitas itu langsung memunculkan perhatian publik dan menimbulkan berbagai dugaan terkait distribusi BBM di Kalbar. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti jenis BBM yang dipindahkan maupun tujuan distribusinya.
Beberapa kendaraan yang terlihat dalam rekaman video di antaranya mobil tangki merah putih bernomor polisi KB 9330 FP, mobil tangki putih biru KB 8575 MN dan KB 8247, serta mobil pikap Grand Max KB 8973 W yang membawa mesin pompa penyedot BBM.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pihaknya langsung melakukan investigasi internal bersama pihak terkait untuk memastikan fakta sebenarnya di lapangan.
Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat mengatakan proses penelusuran saat ini masih berlangsung bersama pihak Elnusa Petrofin dan Depo Pertamina Siantan.
“Saat ini sedang proses investigasi oleh Elnusa dan Pertamina Depo Siantan,” ungkap Widhi saat dikonfirmasi.
Langkah investigasi tersebut dilakukan guna memastikan aktivitas yang terekam dalam video sesuai prosedur distribusi BBM atau terdapat pelanggaran dalam proses penyalurannya.
Sebagai perusahaan penyalur energi nasional, Pertamina menegaskan komitmennya menjaga tata kelola distribusi BBM agar tetap sesuai aturan dan pengawasan yang berlaku.(din)