Potret post author Bob 05 Februari 2026

Perkuat Budaya Cari aman Sejak Dini: Seminar Safety Riding Astra Motor Kalbar Buka Wawasan Berkendara Aman di Kalbar

Photo of Perkuat Budaya Cari aman Sejak Dini: Seminar Safety Riding Astra Motor Kalbar Buka Wawasan Berkendara Aman di Kalbar

PONTIANAK, SP – Januari 2026 menjadi bulan penuh edukasi keselamatan berkendara di Kalimantan Barat.

Dari lingkungan sekolah hingga komunitas pengguna sepeda motor matic, berbagai lapisan masyarakat ikut serta dalam Seminar Safety Riding yang digelar Astra Motor Kalbar.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan teori, tetapi juga praktik interaktif yang membuat peserta memahami secara langsung pentingnya berkendara aman.

Di SMKN 7 Pontianak dan SMKN 5 Pontianak, para pelajar tampak antusias mengikuti sesi seminar.

Dengan penuh rasa ingin tahu, mereka memperhatikan demonstrasi teknik berkendara yang aman, mulai dari penggunaan helm dan perlengkapan standar, cara pengereman yang benar, hingga posisi berkendara yang nyaman dan efektif.

Febri Andrian, Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalbar, menekankan bahwa keselamatan bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga soal sikap dan kesadaran.

“Keselamatan berkendara harus menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Setiap kali kita naik motor, kita bertanggung jawab bukan hanya pada diri sendiri, tapi juga kepada orang lain di jalan,” ujar Febri.

Ia juga membagikan tips praktis untuk meminimalkan risiko kecelakaan, seperti selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, menjaga jarak aman, tidak menggunakan ponsel saat mengemudi, dan selalu waspada terhadap potensi bahaya di jalan.

Selain itu, peserta mendapatkan tips tambahan untuk berkendara aman dan nyaman, antara lain:

1. Gunakan perlengkapan lengkap – helm SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup untuk melindungi diri dari cedera.

2. Cek kondisi kendaraan sebelum berkendara – rem, lampu, ban, dan minyak kendaraan harus dalam kondisi baik.

3. Patuhi aturan lalu lintas – selalu perhatikan rambu, marka jalan, dan kecepatan maksimal.

4. Jaga jarak aman – hindari terlalu dekat dengan kendaraan lain untuk memberi waktu reaksi jika terjadi hal mendadak.

5. Posisi berkendara yang benar – duduk tegak dengan kedua tangan dan kaki siap mengendalikan motor.

6. Gunakan lampu sein dan tanda tangan – memberi sinyal pada pengendara lain untuk menghindari kebingungan di jalan.

7. Fokus dan hindari gangguan – jangan menggunakan ponsel atau melakukan hal lain yang mengurangi konsentrasi saat berkendara.

8. Sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan – terutama saat hujan, jalan licin, atau di area padat lalu lintas.

9. Perhatikan kondisi sekitar – selalu awasi pengendara lain, pejalan kaki, dan potensi bahaya di jalan.

10. Istirahat bila lelah – pengendara yang lelah cenderung lambat bereaksi, meningkatkan risiko kecelakaan.

Tidak hanya pelajar, guru PAUD Pontianak juga menjadi target peserta. Mereka diberikan pemahaman bahwa sebagai pendidik, peran mereka sangat strategis dalam menanamkan budaya keselamatan sejak usia dini.

Dengan pemahaman yang mereka peroleh, para guru diharapkan bisa menularkan nilai-nilai keselamatan kepada anak didik, keluarga, dan lingkungan sekitar.

“Guru adalah teladan. Jika guru sadar akan keselamatan berkendara, anak-anak juga akan meniru dan membiasakan perilaku aman,” terang Chrystian David, Manager Marketing Astra Motor Kalbar.

Bagi komunitas pengguna sepeda motor matic, seminar ini menjadi kesempatan untuk menggabungkan hobi berkendara dengan kesadaran keselamatan.

Para peserta diajak berdiskusi tentang risiko di jalan, berbagi pengalaman, dan mempraktikkan teknik menghindari bahaya.

Tips yang diberikan sangat aplikatif, sehingga peserta bisa langsung menerapkan cara berkendara yang aman dan nyaman dalam aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sinergi Bagi Negeri, inisiatif berkelanjutan Astra Motor Kalbar yang bertujuan memberikan kontribusi positif melalui edukasi keselamatan berkendara.

Program ini menekankan pendekatan menyeluruh: edukasi, praktik langsung, dan pembinaan kesadaran masyarakat. Dengan cara ini, Astra Motor Kalbar berharap dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan membangun budaya berkendara yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, Seminar Safety Riding berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat.

Peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga keterampilan dan sikap yang dapat diterapkan langsung dalam aktivitas sehari-hari.

Antusiasme yang terlihat jelas selama kegiatan berlangsung menegaskan bahwa edukasi keselamatan berkendara bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan nyata bagi masyarakat Kalbar.

Dengan penerapan tips aman dan nyaman yang diperoleh dari seminar, Astra Motor Kalbar berharap seluruh peserta bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan, membangun generasi yang sadar risiko, dan menanamkan semangat #Cari_aman sebagai budaya berkendara sehari-hari.

Ke depan, program ini diharapkan terus berkembang, menjangkau lebih banyak sekolah, komunitas, dan lapisan masyarakat demi Kalbar yang lebih aman dan nyaman di jalan raya. (mul)

 

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda