Ponticity post author Kiwi 18 Juli 2026

PPIIBT LPPM Untan Catatkan Capaian pada Pemeringkatan Lembaga Inkubator Nasional Tahun 2026

Photo of PPIIBT LPPM Untan Catatkan Capaian pada Pemeringkatan Lembaga Inkubator Nasional Tahun 2026

PONTIANAK, SP - Pusat Pengembangan Inovasi dan Inkubator Bisnis Tanjungpura (PPIIBT) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tanjungpura (Untan) kembali mencatatkan capaian positif pada Pemeringkatan Lembaga Inkubator Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) Republik Indonesia.

Berdasarkan hasil pemeringkatan yang ditetapkan melalui sistem SIPENSI (Sistem Pendaftaran, Informasi, dan Evaluasi Inkubasi), PPIIBT Universitas Tanjungpura menempati peringkat ke-34 nasional. Capaian tersebut diperoleh melalui proses seleksi yang kompetitif.

Dari 757 lembaga inkubator di seluruh Indonesia yang terdaftar di SIPENSI, platform informasi nasional yang menghubungkan lembaga inkubator dari PTN, PTS, Swasta dan Pemerintah Daerah dengan usaha rintisan dalam satu ekosistem inkubasi.

Kemudian disaring menjadi lebih dari 200 inkubator pada tahap administrasi, sebelum akhirnya ditetapkan 106 inkubator untuk mengikuti penilaian akhir pemeringkatan. ‘

Pemeringkatan ini menempatkan pula PPIIBT Untan sebagai Inkubator No. 1 di regional Kalimantan, diikuti Wetland box (56), IBT ULM (57) dan PIBT UM Pontianak (91).

Capaian ini menjadi salah satu indikator bahwa upaya penguatan tata kelola inkubator yang dilakukan PPIIBT LPPM Untan terus menunjukkan perkembangan positif.

Selama beberapa tahun terakhir, PPIIBT secara konsisten membangun ekosistem inkubasi yang mendukung lahirnya startup berbasis teknologi, hilirisasi hasil riset dan inovasi, pengembangan UMKM, hingga penguatan koperasi melalui pendampingan yang terstruktur, kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Pemeringkatan nasional ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kinerja kelembagaan, tetapi juga memberikan berbagai catatan dan rekomendasi strategis dari dewan penilai sebagai bahan penyempurnaan pengelolaan inkubator di masa mendatang.

Masukan tersebut meliputi penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas layanan inkubasi, pengembangan jejaring kemitraan, pengukuran dampak program, hingga penguatan kapasitas mentor dan tenant agar mampu menghasilkan inovasi yang semakin kompetitif.

Bagi PPIIBT LPPM Untan, hasil pemeringkatan ini dipandang bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai pijakan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Dinamika dunia inovasi dan kewirausahaan menuntut inkubator untuk terus beradaptasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan model pendampingan yang semakin relevan dengan kebutuhan startup, UMKM, koperasi, dan pelaku inovasi di era transformasi digital.

Ke depan, PPIIBT LPPM Untan berkomitmen untuk terus memperluas sinergi dengan kementerian, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, investor, serta berbagai perguruan tinggi dan mitra strategis lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat hilirisasi hasil riset, mendorong lahirnya wirausaha berbasis inovasi, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah, khususnya di Kalimantan Barat.

Capaian ini juga merupakan hasil dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pimpinan Universitas Tanjungpura, LPPM, para mentor, mitra, tenant, hingga seluruh tim PPIIBT yang selama ini bersama-sama membangun ekosistem inovasi dan kewirausahaan.

Semangat kolaborasi tersebut akan terus menjadi fondasi dalam menghadirkan layanan inkubasi yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (mul)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda