Ponticity post author Kiwi 17 Juli 2026

TPP Tetapkan Zulfydar Zaidar Mochtar sebagai Calon Tunggal Ketum PB ABTI

Photo of TPP Tetapkan Zulfydar Zaidar Mochtar sebagai Calon Tunggal Ketum PB ABTI Tim Penjaringan dan Penyaringan menetapkan Zulfydar Zaidar Mochtar sebagai calon tunggal Ketua Umum PB ABTI periode 2026–2030.

PONTIANAK, SP – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) resmi menetapkan Zulfydar Zaidar Mochtar sebagai satu-satunya calon Ketua Umum PB ABTI periode 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan setelah seluruh tahapan penjaringan dan verifikasi administrasi dinyatakan rampung.

Ketua TPP, Iwan Gunawan, mengatakan hingga batas akhir pendaftaran hanya satu bakal calon yang mengembalikan formulir beserta seluruh persyaratan pencalonan, yakni Zulfydar Zaidar Mochtar.

“Sampai batas waktu yang ditetapkan kami dari TPP menerima hanya satu orang bakal calon yang mendaftarkan diri, yaitu Saudara Zulfydar Zaidar Mochtar. Beliau mengambil formulir pada 6 Juli dan mengembalikan seluruh berkas persyaratan pada 12 Juli 2026, termasuk surat dukungan dari 17 Pengprov ABTI,” ujar Iwan di Gedung KONI Pusat, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, setelah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap dokumen pencalonan, TPP menyatakan seluruh persyaratan yang ditetapkan dalam mekanisme pencalonan telah dipenuhi.

Verifikasi dilakukan oleh TPP yang terdiri atas Steve Singgih Wibowo sebagai sekretaris serta Yulia Agustin, Muhammad Gilang, dan Sandey Tantra sebagai anggota.

“Dari hasil verifikasi, hanya satu calon yang memenuhi seluruh persyaratan, yaitu Saudara Zulfydar Zaidar Mochtar. Dengan demikian beliau menjadi calon tunggal Ketua Umum PB ABTI yang akan maju pada Munas di Pontianak,” katanya.

Iwan menambahkan, hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada pimpinan sidang sebagai laporan resmi pada pelaksanaan Munas PB ABTI yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Mahkota Pontianak pada 25 Juli 2026.

“Hasil kerja TPP akan kami serahkan kepada pimpinan sidang Munas sebagai dasar penetapan Ketua Umum PB ABTI periode 2026–2030,” ujarnya.

Menurut Iwan, seluruh proses penjaringan berlangsung sesuai jadwal dan berjalan tanpa kendala. Hingga penutupan pendaftaran, tidak ada bakal calon lain yang memenuhi persyaratan pencalonan.

Ia juga mengungkapkan, sebanyak 24 Pengurus Provinsi (Pengprov) ABTI telah memenuhi syarat sebagai peserta Munas dan memiliki hak mengikuti agenda organisasi tersebut.

“Kami berharap Munas berjalan lancar, mampu menghasilkan program kerja terbaik bagi kemajuan bola tangan Indonesia, sekaligus menetapkan Ketua Umum PB ABTI periode 2026–2030,” tuturnya.

Lebih lanjut, Iwan mengungkapkan bahwa menjelang pelaksanaan Munas, Zulfydar bersama jajaran pengurus PB ABTI telah melakukan audiensi dengan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman serta Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan organisasi olahraga nasional itu memberikan apresiasi terhadap kinerja kepengurusan PB ABTI sekaligus menyambut baik pencalonan kembali Zulfydar sebagai Ketua Umum.

Dukungan tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan program pembinaan bola tangan nasional. Di bawah kepemimpinan Zulfydar, PB ABTI diharapkan terus memperkuat pembinaan atlet, memperluas pengembangan organisasi hingga ke daerah, serta meningkatkan prestasi bola tangan Indonesia di tingkat regional maupun internasional.

Munas PB ABTI 2026 yang dipusatkan di Kota Pontianak juga menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat sebagai tuan rumah perhelatan nasional organisasi olahraga tersebut. Selain memilih ketua umum, forum tertinggi PB ABTI itu akan membahas arah kebijakan organisasi dan menyusun program kerja untuk empat tahun mendatang.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda