PONTIANAK, SP – Dunia olahraga tinju di Kalimantan Barat (Kalbar) memasuki era baru.
Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kalimantan Barat resmi menjalin kolaborasi dengan Hortipark DreamLand Agro Wisata sebagai penyelenggara Liga Tinju PERTINA Kalbar, sebuah kompetisi tinju amatir berkelanjutan yang dijadwalkan mulai bergulir pada Agustus 2026.
Melalui kerja sama tersebut, Hortipark DreamLand di Kabupaten Kubu Raya ditetapkan sebagai venue tetap penyelenggaraan liga.
Kompetisi akan digelar secara rutin setiap dua minggu sekali dan diikuti oleh 14 Pengurus Kabupaten (Pengkab) dan Pengurus Kota (Pengkot) PERTINA se-Kalimantan Barat.
Liga ini dihadirkan sebagai wadah pembinaan atlet secara berkesinambungan sekaligus menjadi sarana meningkatkan jam terbang petinju daerah dalam menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional.
Ketua Umum Pengprov PERTINA Kalbar, Bambang Derryawan, M.Mar.E, mengatakan Liga Tinju PERTINA Kalbar merupakan terobosan baru dalam sistem pembinaan olahraga tinju di Kalimantan Barat.
"Liga Tinju PERTINA Kalbar merupakan langkah strategis untuk membangun sistem kompetisi yang berkelanjutan. Selama ini atlet lebih banyak bertanding saat kejuaraan tertentu saja. Dengan adanya liga yang berlangsung setiap dua minggu, para petinju akan memiliki jam terbang lebih tinggi sehingga kemampuan teknik, mental bertanding, dan daya saing mereka terus meningkat," ujarnya.
Menurut Pak Derry, kolaborasi dengan Hortipark DreamLand menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun ekosistem olahraga yang profesional.
"Ini bukan sekadar kerja sama penyediaan venue, tetapi kolaborasi untuk membangun pembinaan atlet jangka panjang. Kami ingin Liga Tinju PERTINA Kalbar menjadi agenda tetap yang mampu melahirkan petinju-petinju terbaik dari Bumi Khatulistiwa. Dari liga ini kami berharap muncul atlet-atlet yang siap memperkuat Kalimantan Barat pada Kejurnas, Pra-PON hingga PON," katanya.
Ia juga mengajak seluruh Pengkab dan Pengkot PERTINA di Kalimantan Barat untuk mengirimkan atlet terbaiknya sehingga kualitas kompetisi terus meningkat pada setiap seri pertandingan.
Sementara itu, Ketua Pengkot PERTINA Kota Pontianak, Muhammad Iwan Prabowo, menyambut positif hadirnya kompetisi tersebut. Menurutnya, liga menjadi jawaban atas kebutuhan atlet terhadap pertandingan yang berlangsung secara rutin.
"Kehadiran liga ini sangat positif karena atlet membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan. Semakin sering bertanding, pengalaman, mental, dan kemampuan teknik atlet akan semakin matang. Ini menjadi bekal penting menghadapi kejuaraan tingkat regional maupun nasional," ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara DreamLand dan PERTINA Kalbar tidak hanya berdampak terhadap peningkatan prestasi atlet, tetapi juga mampu mendekatkan olahraga tinju kepada masyarakat.
"Kami menyambut baik kolaborasi ini. Selain meningkatkan kualitas atlet, kegiatan ini dapat menjadi hiburan olahraga bagi masyarakat sekaligus menarik minat generasi muda untuk menekuni cabang olahraga tinju. Kami siap mengirimkan petinju terbaik Kota Pontianak untuk bersaing di setiap seri liga," katanya.
Liga Tinju PERTINA Kalbar akan mempertemukan petinju-petinju terbaik dari seluruh daerah di Kalimantan Barat dalam pertandingan yang berlangsung secara berkala. Sistem kompetisi tersebut diharapkan mampu menciptakan regenerasi atlet yang berkesinambungan, sekaligus menjadi ajang evaluasi hasil pembinaan di masing-masing Pengkab dan Pengkot.
Pemilihan Hortipark DreamLand sebagai venue juga dinilai memberikan nilai tambah karena memiliki kawasan yang representatif untuk penyelenggaraan event olahraga sekaligus menjadi destinasi wisata keluarga.
Dengan demikian, setiap seri pertandingan diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan masyarakat ke kawasan tersebut.
Melalui semangat "Satukan Semangat, Cetak Prestasi", kolaborasi antara Hortipark DreamLand dan Pengprov PERTINA Kalbar diharapkan menjadi tonggak baru pembinaan olahraga tinju di Kalimantan Barat. Kompetisi ini bukan sekadar mengejar kemenangan di atas ring, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak petinju-petinju berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional hingga internasional. (*)