SINGKAWANGH, SP - Satuan Pengawas Internal (SPI) IAIN Pontianak memberikan sejumlah penghargaan kepada fakultas, unit, dan lembaga berprestasi dalam penutupan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang digelar di Dayang Resort, Singkawang, Jumat (13/2/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen unit kerja dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, serta kualitas pengelolaan keuangan dan kinerja institusi.
Pemberian penghargaan disampaikan oleh Kepala SPI dan menjadi bagian dari rangkaian penutupan raker . Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Syarif, M.A., secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para penerima .
Berdasarkan hasil evaluasi SPI, penghargaan diberikan dalam beberapa kategori. Untuk kategori temuan terkecil pagu kurang dari 500 Juta Rupiah diraih oleh Unit Perpustakaan.
Kategori temuan terkecil pagu lebih dari 500 juta sampai dengan 1 Miliar Rupiah diraih oleh Fakultas Syariah. Kategori temuan terkecil pagu lebih dari 2 miliar Rupiah diraih oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Fakultas Syariah juga memperoleh penghargaan sebagai laporan paling rapi dan penyampaian laporan tercepat.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam meraih penghargaan finalisasi laporan tercepat. Pascasarjana memperoleh penghargaan penyampaian laporan kinerja tercepat tahun 2025 serta hasil evaluasi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja terbaik tahun 2025.
Untuk kategori hasil evaluasi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja terbaik tahun 2024 diraih oleh Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah.
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Adab meraih penghargaan sebagai program studi dengan laporan pertanggungjawaban keuangan terbaik.
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dinobatkan sebagai pelopor pengendalian gratifikasi. Sementara itu, penghargaan laporan pengelolaan keuangan organisasi mahasiswa berintegritas diraih oleh Lembaga Dakwah Kampus Assalam dan Biro AUAK.
Ketua SPI IAIN Pontianak, Dr. FAUZIAH S.Pd., MM dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya pengawasan yang partisipatif dan berorientasi perbaikan.
“Penghargaan ini bukan untuk mencari siapa yang paling sempurna, tetapi untuk mengapresiasi unit yang menunjukkan komitmen kuat dalam perbaikan berkelanjutan. SPI hadir sebagai mitra strategis, bukan sebagai pihak yang menakutkan,” ujar beliau.
Beliau menambahkan bahwa indikator penilaian didasarkan pada tingkat temuan, ketepatan waktu pelaporan, kualitas laporan pertanggungjawaban, serta implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
“Kami ingin memastikan bahwa setiap proses pengelolaan anggaran berjalan sesuai regulasi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketika unit mampu menyelesaikan temuan dengan cepat dan laporan disampaikan tepat waktu, itu menunjukkan kedewasaan tata kelola,” tegas beliau.
Dr. Fauziah juga berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh unit kerja untuk terus meningkatkan kualitas administrasi dan pengendalian internal.
“Semoga penghargaan ini menjadi pemantik semangat bagi unit lain untuk terus berbenah. Budaya integritas harus menjadi karakter bersama, bukan sekadar kewajiban administratif,” pungkas beliau.
Sementara itu, Rektor IAIN Pontianak turut menyampaikan apresiasi atas peran SPI dalam mengawal akuntabilitas kampus.
“Saya ucapkan terima kasih atas peran SPI yang selama ini mengawal akuntabilitas pengelolaan keuangan kita. Hari ini kita merasakan manfaatnya,” ungkap beliau.
Momentum penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara SPI dan seluruh unit kerja dalam menjaga tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan komitmen IAIN Pontianak menuju institusi yang unggul dan berdaya saing. (*)